Berbagai persiapan terus dilakukan pemerintah Arab Saudi untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan jutaan jemaah haji. Salah satu fokus utama persiapan tersebut adalah peningkatan fasilitas Jamarat di Mina. Lokasi ini sangat penting dalam rangkaian ibadah haji karena menjadi pusat ibadah lempar jumrah.
Dilansir dari Arab News, Kidana Development Company saat ini tengah menyelesaikan pekerjaan pemeliharaan dan peningkatan menyeluruh di kawasan Jamarat sebagai bagian dari kesiapan menghadapi musim Haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan tersebut merupakan badan pelaksana di bawah Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat-Tempat Suci yang bertanggung jawab dalam pengembangan infrastruktur.
Peningkatan fasilitas dilakukan dengan tujuan utama mendukung pengelolaan jemaah yang aman dan teratur selama pelaksanaan ibadah haji. Mengingat Jamarat menjadi salah satu titik dengan kepadatan jemaah tertinggi, sistem pengaturan pergerakan jemaah menjadi perhatian utama.
Fasilitas Jamarat sendiri dikenal sebagai salah satu proyek rekayasa dan organisasi terbesar di kawasan tempat suci. Infrastruktur ini dirancang khusus untuk mengatur mobilitas jemaah saat melaksanakan ritual pelemparan jumrah agar tetap aman, tertib, dan lancar.
Memiliki Beberapa Tingkat dan Sistem Terhubung
Kompleks Jamarat dibangun dengan sistem bertingkat yang saling terhubung untuk membantu distribusi pergerakan jemaah dari berbagai arah.
Fasilitas tersebut mencakup 11 struktur bangunan eskalator, 10 terowongan pejalan kaki, jalan landai dan koridor penghubung serta area plaza luas di sekitar jembatan
Selain pembangunan fisik, fasilitas Jamarat juga dilengkapi sistem operasional dan teknologi canggih untuk memantau kepadatan jemaah secara real time.
Kidana menjelaskan bahwa sistem operasi terintegrasi di area tersebut meliputi 340 eskalator dan 682 kamera pengawasan digital
Kamera-kamera tersebut digunakan untuk memantau arus jemaah di dalam jembatan maupun area sekitarnya.
Untuk membantu mobilitas jemaah dan petugas, Kidana juga menyediakan 228 kereta golf yang akan beroperasi di area fasilitas dan layanan sekitar Jamarat.
Kendaraan tersebut disiapkan unruk mendukung pergerakan petugas operasional sekaligus membantu jemaah yang membutuhkan layanan transportasi di area tertentu.
Berbagai sistem keamanan dan perlindungan darurat juga telah diperbarui dan diperkuat. Fasilitas tersebut kini dilengkapi dengan 295 kabinet selang pemadam kebakaran, 1.078 alat pemadam kebakaran dan lebih dari 3.350 alat penyiram otomatis
Sistem Pendingin dan Penerangan
Kidana juga melakukan pemeliharaan terhadap sistem pendingin udara di area Jamarat.
Sebanyak 456 unit pendingin udara dipelihara dan dioperasikan untuk membantu menjaga kenyamanan jemaah selama menjalankan ritual.
Selain itu, lebih dari 74.000 unit penerangan turut dioperasikan di seluruh area fasilitas.
Kidana juga memperbarui sistem penunjuk arah dengan memasang lebih dari 1.216 rambu panduan dan arah untuk membantu jemaah menemukan jalur yang tepat selama pelaksanaan ritual. Selain itu, lebih dari 520 kanopi dan struktur logam telah diperbaiki.
Untuk mendukung pengaturan kerumunan, Kidana menyediakan lebih dari 28.000 pembatas plastik yang digunakan untuk mengatur jalur jemaah, mengarahkan arus pergerakan dan juga mengurangi potensi kepadatan.
(dvs/inf)












































Komentar Terbanyak
Cegah Korupsi, MUI Usul MBG Pakai Dapur Pesantren dan Benahi Pejabat BGN
Tega! Oknum KBIH Diduga Tipu 140 Jemaah Haji, Transaksi hingga Rp 1,4 M
MUI Minta Pelaku LGBT Dihukum Lebih Berat dari Perzinaan