Syekh Sudais Bikin Pelatihan untuk Petugas Masjid Nabawi, Tingkatkan Layanan Haji

Syekh Sudais Bikin Pelatihan untuk Petugas Masjid Nabawi, Tingkatkan Layanan Haji

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Rabu, 06 Mei 2026 18:30 WIB
Syekh Abdulrahman Al-Sudais
Syekh Abdulrahman Al-Sudais. Foto: Via X @insharifain (Inside The Haramain)
Jakarta -

Abdulrahman Al Sudais yang menjabat sebagai Kepala Presidensi Urusan Keagamaan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi meluncurkan program pelatihan dengan tajuk Enchancing Communication Skills with Visitors di Madinah. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan bagi para pengunjung Dua Masjid Suci serta memperkuat kinerja petugas di lapangan.

Pelatihan dalam program itu difokuskan pada pengembangan kemampuan komunikasi efektif dengan para pengunjung serta menanamkan nilai-nilai humanis dalam interaksi pelayanan.

"Inisiatif ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif dengan pengunjung Masjidil Haram dan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam berinteraksi dengan mereka." demikian bunyi keterangan yang dikutip dari Arab News, Rabu (6/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelatihan khusus ini diharapkan memperkaya pengalaman spiritual para jemaah sekaligus menegaskan peran penting Dua Masjid Suci dalam memberi pelayanan terbaik. Al Sudais menekankan pentingnya pengembangan kapasitas SDM, peningkatan kesiapan profesional, dan peningkatan kinerja lapangan.

ADVERTISEMENT

Upaya itu sejalan dengan arahan kepemimpinan Arab Saudi untuk menghadirkan standar layanan tertinggi bagi para jemaah serta mencapai keunggulan dalam kualitas dan kinerja institusional.

Sebagai informasi, merujuk pada jadwal perjalanan haji jemaah RI yang dirilis oleh Kementerian Haji dan Umrah Indonesia, jemaah baru akan menjalani puncak haji pada 26 Mei 2026. Pergerakan jemaah ke Arafah dimulai sehari sebelumnya, 25 Mei 2026.

Menurut penuturan Kepala Seksi Bimbingan Ibadah (Bimbad) dan KBIHU Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daker Makkah, Erti Herlina, sebelum Armuzna jemaah hanya diperbolehkan melaksanakan umrah sunnah maksimal tiga kali. Pembatasan tersebut dibuat demi menjaga kondisi fisik jemaah agar tidak kelelahan sebelum puncak haji.




(aeb/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads