Pakai Baju Ihram, Anak-anak Belajar Manasik Haji

Sejumlah anak mengikuti kegiatan manasik haji di sebuah taman kanak-kanak di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (5/10/2026). Melalui kegiatan manasik haji sejak dini, anak-anak diharapkan semakin mengenal tata cara ibadah haji dan memahami nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Pengalaman tersebut juga diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk mengenal ibadah haji di kemudian hari.
Dengan mengenakan pakaian ihram, anak-anak mengikuti simulasi berbagai tahapan ibadah haji yang disesuaikan dengan usia mereka. Kegiatan berlangsung dalam suasana belajar yang menyenangkan dan penuh antusias.
 
Para peserta diajak mengenal tata cara ibadah haji melalui praktik secara langsung. Anak-anak diperkenalkan dengan sejumlah tahapan, mulai dari niat hingga melakukan simulasi tawaf mengelilingi miniatur Ka'bah.
Guru turut mendampingi setiap kegiatan dan memberikan arahan kepada anak-anak. Penjelasan disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh para peserta.
Manasik haji menjadi salah satu cara untuk mengenalkan nilai-nilai keagamaan kepada anak melalui pengalaman langsung. Dengan metode praktik, materi yang sebelumnya hanya disampaikan melalui cerita atau pembelajaran di kelas dapat lebih mudah dipahami.
Anak-anak tampak bersemangat mengikuti setiap tahapan yang diperagakan. Sesekali mereka terlihat bercanda dan bermain bersama teman, namun tetap mengikuti arahan guru selama kegiatan berlangsung.
Selain mengenalkan rangkaian ibadah haji, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menanamkan berbagai nilai positif. Anak-anak belajar tentang kedisiplinan, kesabaran, kebersamaan, serta kemandirian melalui aktivitas yang dilakukan bersama.
 
Kegiatan ini sekaligus memberikan pengalaman baru bagi anak-anak dalam mengenal salah satu rukun Islam. Suasana belajar yang dikemas melalui simulasi membuat peserta dapat mengikuti pembelajaran agama dengan cara yang lebih menyenangkan.
Sejumlah anak mengikuti kegiatan manasik haji di sebuah taman kanak-kanak di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (5/10/2026). Melalui kegiatan manasik haji sejak dini, anak-anak diharapkan semakin mengenal tata cara ibadah haji dan memahami nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Pengalaman tersebut juga diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk mengenal ibadah haji di kemudian hari.
Dengan mengenakan pakaian ihram, anak-anak mengikuti simulasi berbagai tahapan ibadah haji yang disesuaikan dengan usia mereka. Kegiatan berlangsung dalam suasana belajar yang menyenangkan dan penuh antusias. 
Para peserta diajak mengenal tata cara ibadah haji melalui praktik secara langsung. Anak-anak diperkenalkan dengan sejumlah tahapan, mulai dari niat hingga melakukan simulasi tawaf mengelilingi miniatur Kabah.
Guru turut mendampingi setiap kegiatan dan memberikan arahan kepada anak-anak. Penjelasan disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh para peserta.
Manasik haji menjadi salah satu cara untuk mengenalkan nilai-nilai keagamaan kepada anak melalui pengalaman langsung. Dengan metode praktik, materi yang sebelumnya hanya disampaikan melalui cerita atau pembelajaran di kelas dapat lebih mudah dipahami.
Anak-anak tampak bersemangat mengikuti setiap tahapan yang diperagakan. Sesekali mereka terlihat bercanda dan bermain bersama teman, namun tetap mengikuti arahan guru selama kegiatan berlangsung.
Selain mengenalkan rangkaian ibadah haji, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menanamkan berbagai nilai positif. Anak-anak belajar tentang kedisiplinan, kesabaran, kebersamaan, serta kemandirian melalui aktivitas yang dilakukan bersama. 
Kegiatan ini sekaligus memberikan pengalaman baru bagi anak-anak dalam mengenal salah satu rukun Islam. Suasana belajar yang dikemas melalui simulasi membuat peserta dapat mengikuti pembelajaran agama dengan cara yang lebih menyenangkan.