Patung Biru di Al Ula Arab Saudi yang Dituding Berhala

Patung yang menggambarkan sosok wanita bermeditasi menghadap matahari itu ditempatkan di atas batu besar di Wadi Al Fann, destinasi seni kontemporer di gurun pasir Al Ula. Foto: Desert X/Dok Lita Albuquerque/Lance Gerber
Patung ini adalah instalasi seni NAJMA karya seniman Amerika Serikat, Lita Albuquerque. Ditampilkan dalam pameran Desert X AlUla pada 2020 lalu. Foto: Desert X/Dok Lita Albuquerque/Lance Gerber
Karya tersebut adalah karakter fikitif astronaut wanita dari abad ke-25 yang membawa misi mengajarkan astronomi dan navigasi. Namanya Elyseria, hasil imajinasi Albuquerque selama bertahun-tahun. Foto: Desert X/Dok Lita Albuquerque/Lance Gerber
Kontroversi muncul karena patung tersebut dipajang di wilayah administratif Provinsi Madinah. Kalangan konservatif menuding patung ini bertentangan dengan tradisi Islam. Foto: Desert X/Dok Lita Albuquerque/Lance Gerber
Patung yang menggambarkan sosok wanita bermeditasi menghadap matahari itu ditempatkan di atas batu besar di Wadi Al Fann, destinasi seni kontemporer di gurun pasir Al Ula. Foto: Desert X/Dok Lita Albuquerque/Lance Gerber
Patung ini adalah instalasi seni NAJMA karya seniman Amerika Serikat, Lita Albuquerque. Ditampilkan dalam pameran Desert X AlUla pada 2020 lalu. Foto: Desert X/Dok Lita Albuquerque/Lance Gerber
Karya tersebut adalah karakter fikitif astronaut wanita dari abad ke-25 yang membawa misi mengajarkan astronomi dan navigasi. Namanya Elyseria, hasil imajinasi Albuquerque selama bertahun-tahun. Foto: Desert X/Dok Lita Albuquerque/Lance Gerber
Kontroversi muncul karena patung tersebut dipajang di wilayah administratif Provinsi Madinah. Kalangan konservatif menuding patung ini bertentangan dengan tradisi Islam. Foto: Desert X/Dok Lita Albuquerque/Lance Gerber