Rasulullah SAW pernah menyampaikan sejumlah waktu mustajab untuk berdoa. Dikatakan, memanjatkan doa pada waktu tersebut tidak akan tertolak atau kecil kemungkinan tak diijabah Allah SWT.
Allah SWT telah memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa. Allah SWT berfirman dalam surah Gafir ayat 60,
ÙÙÙÙØ§ÙÙ Ø±ÙØšÙÙÙÙÙ Ù Ø§Ø¯ÙØ¹ÙÙÙÙÙÙÙÙ Ø§ÙØ³ÙØªÙØ¬ÙØšÙ ÙÙÙÙÙ Ù ÛØ§ÙÙÙ٠اÙÙÙØ°ÙÙÙÙÙ ÙÙØ³ÙتÙÙÙØšÙرÙÙÙÙ٠عÙÙÙ Ø¹ÙØšÙØ§Ø¯ÙØªÙÙ٠سÙÙÙØ¯ÙØ®ÙÙÙÙÙÙ٠جÙÙÙÙÙÙÙ Ù Ø¯ÙØ§Ø®ÙرÙÙÙÙ٠࣠يÙ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina."
Dijelaskan dalam Tafsir Ibnu Katsir, ayat tersebut merupakan sebagian karunia dan kemurahan Allah SWT. Dia menganjurkan kepada hamba-hamba-Nya untuk meminta kepada-Nya dan menjamin akan mengabulkan permintaan mereka.
Waktu Doa Tak Tertolak
Ada sejumlah waktu di mana ketika seseorang berdoa tidak akan tertolak atau kecil kemungkinan tak diijabah. Waktu-waktu ini telah disampaikan Rasulullah SAW melalui sejumlah hadits.
1. Saat Sepertiga Malam Terakhir
Imam Bukhari mengeluarkan hadits dalam kitab Al-Adab Al-Mufrad bahwa berdoa ketika sepertiga malam terakhir akan dikabulkan Allah SWT. Dari Abu Hurairah RA ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
ÙÙÙÙØ²ÙÙÙ Ø±ÙØšÙÙÙÙØ§ ØªÙØšÙارÙÙÙ ÙÙØªÙØ¹ÙØ§ÙÙÙ ÙÙÙÙÙ ÙÙÙÙÙÙØ©Ù Ø¥ÙÙÙÙ Ø§ÙØ³ÙÙÙ ÙØ§Ø¡Ù Ø§ÙØ¯ÙÙÙÙÙÙØ§ ØÙÙÙÙ ÙÙØšÙÙÙÙ Ø«ÙÙÙØ«Ù اÙÙÙÙÙÙÙÙ Ø§ÙØ¢Ø®Ùر٠ÙÙÙÙÙÙÙ: Ù ÙÙÙ ÙÙØ¯ÙعÙÙÙÙÙØ ÙÙØ£ÙØ³ÙØªÙجÙÙØšÙ ÙÙÙÙ Ù ÙÙÙ ÙÙØ³ÙØ£ÙÙÙÙÙÙ ÙÙØ£ÙØ¹ÙØ·ÙÙÙÙÙØ Ù ÙÙÙ ÙÙØ³ÙØªÙØºÙÙÙØ±ÙÙÙÙ ÙÙØ£ÙغÙÙÙØ±Ù ÙÙÙÙ
Artinya: "Tuhan kami turun pada setiap malam ke langit bumi ketika sepertiga malam terakhir dan berkata, 'Siapa yang berdoa kepada-Ku pasti Aku mengabulkannya, siapa yang memohon kepada-Ku pasti Aku memberinya, dan siapa yang meminta ampun kepada-Ku pasti Aku mengampuninya."
Imam Bukhari mengatakan hadits tersebut shahih. Imam Muslim turut meriwayatkannya dalam bab Shalatul Musafirin. Ar-Tirmidzi dan Ibnu Majah juga meriwayatkannya.
2. Saat Berbuka Puasa
Dalam Kitab Induk Doa & Dzikir terlengkap yang disusun oleh Tim Shahih, saat berbuka puasa (bagi orang yang berpuasa) adalah waktu yang tidak tertolak. Hal ini bersandar pada riwayat Abdullah bin 'Amr bin 'Ash RA, ia mendengar Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya, bagi orang yang berpuasa, pada saat berbuka ada doa yang tidak ditolak." (HR Ibnu Majah)
3. Antara Adzan dan Iqamah
Memanjatkan doa pada waktu antara adzan dan iqamah juga tidak tertolak atau kecil kemungkinan tak diijabah Allah SWT. Hal ini diterangkan dalam sebuah hadits yang termuat dalam kitab Bulughul Maram karya Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqalani.
ÙÙØ¹ÙÙ٠أÙÙÙØ³Ù Ø±ÙØ¶ÙÙ٠اÙÙÙ٠عÙÙÙÙÙ ÙÙØ§ÙÙ: ÙÙØ§ÙÙ Ø±ÙØ³ÙÙÙ٠اÙÙÙ٠صÙÙÙÙ٠اÙÙÙ٠عÙÙÙÙÙÙÙ ÙÙØ³ÙÙÙÙÙ Ù Ø§ÙØ¯ÙÙØ¹Ùاء٠ؚÙÙÙÙ٠اÙÙØ£ÙØ°ÙØ§ÙÙ ÙÙØ§ÙÙØ¥ÙÙÙØ§Ù ÙØ©Ù ÙÙØ§ ÙÙØ±ÙدÙÙ Ø£ÙØ®ÙØ±ÙØ¬ÙÙ٠اÙÙÙÙØ³Ùا؊ÙÙÙÙØ ÙÙØºÙÙÙØ±ÙÙÙØ ÙÙØµÙØÙØÙÙ٠اؚÙÙÙ ØÙØšÙÙØ§ÙÙØ ÙÙØºÙÙÙØ±ÙÙÙ.
Artinya: "Dan dari Anas RA berkata, Rasulullah SAW bersabda, 'Doa antara adzan dan iqamah tidak akan ditolak.' Dikeluarkan oleh An-Nasa'i dan lainnya. Hadits ini dishahihkan oleh Ibnu Hibban dan lainnya."
4. Saat Perang Berkecamuk
Ada juga hadits yang menyebut, saat perang berkecamuk juga termasuk waktu mustajab untuk berdoa. Memanjatkan doa pada waktu tersebut tidak akan tertolak. Dari Sahl bin Sa'ad RA, Rasulullah SAW bersabda,
"Ada dua doa yang tidak tertolak atau jarang tertolak, pada saat adzan dan tatkala perang berkecamuk." (HR Abu Dawud)
5. Sesaat pada Hari Jumat
Waktu doa yang tidak tertolak lainnya adalah sesaat pada hari Jumat. Para ulama berbeda pendapat terkait waktu ini. Ulama Syafi'iyyah Imam an-Nawawi dalam kitab Syarah Riyadhus Shalihin menyebutkan beberapa waktunya.
Menurut hadits yang berasal dari Abu Burdah bin Abu Musa al-Asy'ari RA, ia berkata bahwa Abdullah bin Umar RA bertanya,
"Apakah kau pernah mendengar ayahmu menceritakan waktu yang istimewa pada hari Jumat dari Rasulullah SAW?" Abu Burdah menjawab, "Ya, aku pernah mendengar ayah berkata, 'Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: Waktu tersebut ada di antara duduknya imam hingga selesai salat." (HR Muslim)
Ada juga yang menyebut bahwa waktu tersebut bertepatan dengan waktu Ashar pada hari Jumat. Dari Abu Hurairah RA, ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW membicarakan hari Jumat lalu beliau bersabda,
"Pada hari itu ada waktu yang apabila seorang hamba muslim menepati waktu itu dalam keadaan salat lalu ia mohon sesuatu kepada Allah, niscaya Allah mengabulkan permohonannya." Dan beliau memberi isyarat dengan tangannya untuk menunjukkan sebentarnya waktu tersebut. (HR Muttafaq 'Alaih)
Orang-orang yang Doanya Tak Tertolak
Rasulullah SAW dalam salah satu hadits hasan pernah bersabda mengenai tiga orang yang doanya tidak akan tertolak. Hadits ini diriwayatkan dari Abu Hurairah RA.
Rasulullah SAW bersabda, "Tiga orang yang doanya tidak tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai ia berbuka, dan doa orang yang terzalimi, Allah akan mengangkatnya di bawah naungan awan pada hari kiamat, pintu-pintu langit akan dibukakan untuknya seraya berfirman: Demi keagungan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu meski setelah beberapa saat." (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)
Wallahu a'lam.
(kri/erd)












































Komentar Terbanyak
MUI: Nikah Siri Sah tapi Haram
Tolak Mundur dari Ketum PBNU, Gus Yahya Kumpulkan Ulama Malam Ini Tanpa Rais Aam
Gus Yahya Kumpulkan Alim Ulama di PBNU Malam Ini, Rais Aam & Sekjen Tak Diundang