Daftar Isi
Penerimaan sekolah kedinasan Kemenhub dibuka sampai 30 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Calon taruna/taruni perlu membuat akun terlebih dulu melalui https://sscasn.bkn.go.id/.
Syarat Masuk Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026
- WNI
- Usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun per 1 September 2026, dengan dibuktikan dengan tanggal lahir pada dokumen kependudukan yang sah.
- Calon taruna formasi Orang Asli Papua (OAP) merupakan orang atau suku bangsa dari rumpun ras Melanesia yang terdiri atas suku asli di Papua
- Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama proses seleksi calon taruna ikut proses seleksi dan selama pendidikan
- Calon taruna laki-laki tidak bertato atau memiliki bekas tato dan tidak bertindik atau memiliki bekas tindik di telinga maupun anggota badan lain, kecuali jika disebabkan ketentuan agama/adat (dengan dibuktikan melalui surat keterangan dari pemuka agama/adat saat tes kesehatan)
- Calon taruna perempuan tidak bertato atau memiliki bekas tato dan tidak bertindik atau memiliki bekas tindik pada anggota badan lain selain telinga, serta tidak berlubang tindik di telinga lebih dari sepasang (telinga kanan dan kiri), kecuali karena ketentuan agama/adat (dengan dibuktikan melalui surat keterangan dari pemuka agama/adat saat tes kesehatan)
- Mempunyai ketajaman penglihatan normal dan tidak memiliki kelainan buta warna baik parsial maupun total
- Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, serta bebas HIV/AIDS dan bebas narkoba
- Tidak tengah menjalani maupun terancam hukuman pidana karena melakukan tindak kejahatan
- Belum pernah diberhentikan secara tidak hormat dan/atau mengundurkan diri sebagai taruna perguruan tinggi di lingkungan Kemenhub
- Bersedia mematuhi segala aturan dan ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan Sipencatar Pola Pembibitan Perguruan Tinggi
- Membayar biaya pendaftaran sesuai perguruan tinggi yang dituju
- Bersedia menandatangani Pakta Integritas Calon Taruna Sipencatar dengan meterai Rp 10 ribu
- Mempunyai e-mail dan nomor telepon yang aktif dan valid untuk sarana informasi proses seleksi
- Setelah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir, maka calon taruna wajib memenuhi ketentuan tarif layanan akademik dan nonakademik
- Tinggi badan calon taruna laki-laki minimal 160 cm dan perempuan 155 cm. Khusus prodi D3 Pertolongan Kecelakaan Pesawat (PKP)/Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Penerbangan (PPKP)/Operasi Bandar Udara (OBU)/Manajemen Bandar Udara (MBU)/Manajemen Transportasi Udara (MTU)/Operasi Pesawat Udara (OPU), tinggi badan minimal 165 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan
- Syarat nilai (bukan hasil pembulatan):
- Pendaftar yang sudah memiliki ijazah: Nilai rata-rata ujian yang tercantum pada transkrip nilai paling rendah 7,0 pada skala 1-10; 70,00 pada skala 10-100; atau 2,8 pada skala 1-4. Jika nilai pada transkrip/daftar nilai menggunakan skala 1-10 atau skala 1-4, pendaftar wajib melampirkan surat keterangan nilai ke skala 10-100 dari sekolah asal yang ditandatangani oleh kepala sekolah.
- Pendaftar yang belum memperoleh ijazah: Surat keterangan lulus (SKL) yang diterbitkan oleh sekolah dapat digunakan sebagai dokumen pengganti ijazah sementara. Jika SKL belum mencantumkan nilai, pendaftar wajib mengunggah rapor asli kelas XII semester 1 dan semester 2, dengan nilai rata-rata paling rendah 70,00 pada skala 10-100. Bagi peserta dengan kurikulum Merdeka, mata pelajaran yang wajib dimiliki untuk setiap program studi dapat dilihat pada Lampiran I pengumuman yang bisa dicek melalui https://sipencatar.kemenhub.go.id/pengumuman/54/
- Pendaftar formasi Pola Pembibitan khusus Orang Asli Papua (OAP): Nilai rata-rata ujian yang tertulis pada transkrip/daftar nilai minimal 6,5 (skala penilaian
1-10)/65,00 (skala penilaian 10-100)/2,6 (skala penilaian 1-4)
- Pendaftar formasi OAP yang belum memperoleh ijazah: SKL yang diterbitkan oleh sekolah dapat digunakan sebagai dokumen pengganti ijazah sementara. Jika SKL belum mencantumkan nilai, pendaftar wajib mengunggah rapor asli kelas XII semester 1 dan semester 2, dengan nilai rata-rata paling rendah 65,00 pada skala 10-100. Bagi peserta dengan kurikulum merdeka, mata pelajaran yang wajib dimiliki untuk setiap program studi dapat dilihat pada Lampiran I pengumuman yang bisa dicek melalui https://sipencatar.kemenhub.go.id/pengumuman/54/
- Peserta lulusan luar negeri atau satuan Pendidikan Kerja Sama di Indonesia wajib melampirkan surat penyetaraan/persamaan/konversi ijazah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
- Peserta yang memiliki ijazah berbahasa asing (selain bahasa Indonesia) wajib melampirkan ijazah dan nilai yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh penerjemah tersumpah.
Jadwal Seleksi Masuk Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026
- Pendaftaran: 18-30 Agustus 2026
- Seleksi administrasi: 18 Agustus-1 September 2026
- Pengumuman seleksi administrasi: 2-3 September 2026
- Masa sanggah: 4-5 September 2026
- Pengumuman sanggah seleksi administrasi: 7-8 September 2026
- Pengumuman jadwal SKD: 18-21 September 2026
- Pelaksanaan SKD: September-Oktober
- Seleksi tahap III: Oktober
- Pengumuman hasil seleksi: Oktober
- Pengumuman kelulusan akhir: Oktober-November.
Itulah informasi syarat masuk dan jadwal seleksi sekolah kedinasan Kemenhub RI. Informasi lain bisa dicek melalui https://sipencatar.kemenhub.go.id/pengumuman/54/.
