Kampus Lokasi Temuan Kecurangan SNBT 2026: Undip, Unesa hingga UPN Jatim

ADVERTISEMENT

Kampus Lokasi Temuan Kecurangan SNBT 2026: Undip, Unesa hingga UPN Jatim

Cicin Yulianti - detikEdu
Selasa, 21 Apr 2026 16:56 WIB
Salah satu modus kecurangan dalam UTBK SNBT 2026 di Undip dengan menanamkan alat bantu dengar di lubang telinga
Salah satu modus kecurangan dalam UTBK SNBT 2026 di Undip dengan menanamkan alat bantu dengar di liang telinga Foto: Zahrah Muthmainnah/detikedu
Jakarta -

Hari pertama pelaksanaan UTBK SNBT 2026 langsung diwarnai sejumlah temuan kecurangan yang mengejutkan. Modusnya pun beragam mulai dari alat elektronik yang ditanam di dalam telinga, hingga joki yang nekat tampil dengan wajah yang sama persis seperti tahun lalu.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Prof Dr Ir Eduart Wolok ST MT, mengungkapkan hal ini dalam konferensi pers yang digelar di Pusat UTBK Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (21/4/2026).

Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Panitia Pusat SNPMB mengungkapkan sejak awal pihaknya telah memetakan 2.940 data anomali peserta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah, pada pagi hari ini sampai dengan pukul 09.00 WIB, kita telah mendapatkan informasi berbagai macam kecurangan yang coba dilakukan oleh peserta UTBK di beberapa pusat UTBK," kata Edward.

Lokasi Kecurangan UTBK SNBT Hari Pertama

1. Universitas Negeri Surabaya (Unesa): Kasus Perjokian

Di Unesa, panitia menemukan praktik perjokian dengan modus yang terbilang nekat yakni satu orang ikut ujian UTBK dua tahun berturut-turut, namun dengan nama peserta yang berbeda-beda.

ADVERTISEMENT

Sistem pelacakan data panitia berhasil mendeteksi kejanggalan ini lebih awal, jauh sebelum si joki sempat menyelesaikan ujian.

2. Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar): Kasus Perjokian dan Indikasi Sindikat

Unsulbar menjadi kampus dengan temuan terbanyak pada hari pertama dengan dua kasus sekaligus. Pertama, ditemukan praktik perjokian serupa dengan yang terjadi di Unesa, yaitu satu orang mengikuti ujian untuk dua nama berbeda pada tahun yang berbeda pula.

Panitia juga mengidentifikasi adanya indikasi sindikat kecurangan yang terorganisir di lokasi ini. Kelompok tersebut disebut aktif membujuk dan mengiming-imingi calon peserta agar bersedia terlibat dalam praktik curang.

"Jadi informasi dari Unsulbar bisa digarisbawahi bahwasanya ditemukan adanya indikasi sindikat kecurangan yang memang berusaha untuk mengiming-imingi calon peserta agar supaya bisa mau melakukan ini," ucap Eduart.

3. UPN Veteran Jawa Timur, Surabaya: Kasus Perjokian Modifikasi Foto

Di UPN Veteran Jawa Timur, seorang joki mencoba menyamar dengan cara yang terkesan sepele. Ia mengubah sedikit posisi jilbab pada foto pendaftaran. Tahun lalu jilbabnya diturunkan, tahun ini dinaikkan. Hanya saja wajahnya tentu saja tetap sama.

Teknologi face recognition yang digunakan panitia langsung mengenali kemiripan wajah tersebut. Identitas asli pelaku pun terbongkar tanpa kesulitan berarti.

"Di UPN Surabaya itu jokinya fotonya saja dimodifikasi sedikit-sedikitlah. Kalau tahun-tahun kemarin jilbabnya agak turun ke bawah, tahun ini jilbabnya agak ke atas gitu kan, tapi kan tidak merubah orangnya sebenernya. Dan melalui face recognition yang kita lakukan itu tetap saja bisa terlacak," ungkap Eduart.

4. Universitas Diponegoro (Undip): Kasus Menanamkan Alat Bantu Dengar

Ini menjadi temuan paling mengejutkan dari seluruh hari pertama UTBK 2026. Seorang peserta di Undip kedapatan menyembunyikan alat bantu dengar di dalam liang telinganya.

Situasinya bahkan membutuhkan penanganan medis khusus. Panitia bahkan harus membawa peserta tersebut ke dokter spesialis THT agar alat itu bisa dikeluarkan dengan aman.

"Alat bantu dengarnya sampai masuk ke dalam telinga. Jadi kita harus bawa, oleh panitia pusat UTBK ini harus dibawa ke dokter THT untuk bisa melepas ini," ujarnya.

5. Universitas Negeri Malang (UM): Kasus Perjokian

Universitas Negeri Malang turut menjadi lokasi ditemukannya modus perjokian dengan dua identitas. Polanya sama dengan temuan di Unesa dan Unsulbar yaitu peserta UTBK tahun sebelumnya kembali tampil dengan nama yang berbeda di tahun 2026.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Nekat Curang saat UTBK SNBT? Bisa Di-blacklist Kampus hingga Dipolisikan!"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads