Pendaftaran SNBP 2026 Bisa Pakai Prestasi yang Tak Terkurasi Puspresnas, Tapi..

ADVERTISEMENT

Pendaftaran SNBP 2026 Bisa Pakai Prestasi yang Tak Terkurasi Puspresnas, Tapi..

Trisna Wulandari - detikEdu
Rabu, 04 Feb 2026 14:00 WIB
Pendaftaran SNBP 2026 Bisa Pakai Prestasi yang Tak Terkurasi Puspresnas, Tapi..
Siswa dapat menyertakan maksimal tiga prestasi pada pendaftaran SNBP 2026. Pastikan prestasi diperoleh dari ajang kredibel. Foto: Getty Images/Rani Nurlaela Desandi
Jakarta -

Siswa dapat mengisikan maksimal tiga prestasi terbaik beserta bukti dokumennya pada pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Agar prestasi siswa dapat dipertimbangkan dalam seleksi oleh perguruan tinggi negeri (PTN) tujuan, ada sejumlah ketentuan yang perlu dicermati.

Koordinator Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi SNPMB Riza Satria Perdana mengatakan, sertifikat prestasi yang diunggah (upload) pada saat pendaftaran SNBP 2026 tidak harus dari capaian pada ajang yang terkurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

Riza menjelaskan, kebijakan tersebut mengingat proses kurasi yang butuh waktu meskipun orang tua atau murid bersangkutan sudah mengajukan kurasi lewat Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) Puspresnas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena melakukan proses kurasi Puspresnas itu juga butuh waktu gitu, maka bisa jadi belum sempat ya. Jadi boleh itu di-upload buktinya," ucapnya pada sosialisasi daring Pendaftaran dan Pembuatan Portofolio SNBP 2026, diakses dari kanal YouTube SNPMB ID, Rabu (4/2/2026).

Riza menggarisbawahi, kurasi mempermudah PTN tujuan untuk memastikan kredibilitas kompetisi yang dijalani siswa.

ADVERTISEMENT

"Sertifikat yang diunggah di SNBPB itu harus terkurasi oleh Pusprenas atau tidak? Ini nggak harus ya. Kalau memang sudah terkurasi Puspresnas, tentu saja lebih baik. Karena, artinya apa? Artinya, lomba tersebut itu kredibel ya, lombanya, kalau sudah terkurasi Puspresnas," jelasnya.

Saat menuliskan deskripsi prestasi, ia menyarankan agar siswa mencantumkan keterangan singkat dan padat tentang capaian juara keberapa, nama ajang, nama institusi penyelenggara, lokasi penyelenggaraan, tingkat penyelenggaraan, dan tahun penyelenggaraan. Hal ini dapat membantu perguruan tinggi dalam proses seleksi dokumen sertifikat prestasi yang masuk.

Sertifikat dari Lomba Online buat SNBP 2026, Apa Boleh?

Ditanya siswa terkait penggunaan sertifikat lomba online pada pendaftaran SNBP 2026, Riza mengingatkan siswa untuk mengecek kembali kredibilitas lomba dan institusi penyelenggara ajang tersebut.

"Banyak organisasi begitu yang 'mengada-ada' gitu ya, lomba gitu, sehingga bisa jadi lombanya jadi nggak ini ya, enggak terpercaya jadinya, seperti itu. Jadi mohon untuk dicermati apakah benar lombanya itu adalah lomba yang kredibel atau ndak," ucapnya.

Ia mengatakan, ajang kompetisi yang tidak kredibel antara lain memungkinkan banyak peserta menjadi juara selama membayar biaya pendaftaran. Sejumlah lomba pelajar yang tidak kredibel juga tidak memiliki penjenjangan yang jelas.

Sebagai contoh, Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) digelar Puspresnas dan Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan/sekolah, kota/kabupaten, provinsi, hingga nasional. Ajang ini menjaring bakat seni siswa di bidang seni rupa, pertunjukan, dan budaya.

"Di sini yang kami harapkan sebenarnya lombanya itu ada leveling-nya tadi ya, minimal kabupaten/kota begitu ya. Jadi bukan bukan yang institusi abal-abal gitu, yang yang menyediakan lomba berbayar yang kayak jadi juara gratisan begitu. Bukan itu ya," ucapnya.

Prestasi Minimal Tingkat Kabupaten/Kota

Ia menjelaskan, prestasi yang dapat disertakan pada pendaftaran SNBP 2026 yaitu prestasi tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional, hingga internasional. Maka, prestasi tingkat sekolah seperti juara lomba tingkat sekolah dan pengurus OSIS tidak dapat disertakan saat mendaftar.

Sementara itu, siswa yang tidak meraih juara 1-3 sehingga tidak mendapat sertifikat juara pada ajang berjenjang tingkat nasional bisa menyertakan sertifikat kepesertaannya.

"Katakan aja ajangnya nasional begitu kan, sebagai peserta saja sudah lumayan ya, pasti dia menang di jenjang sebelumnya begitu ya, kalau itu berjenjang," jelasnya.




(twu/nah)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads