Gagal SBMPTN 2021? Simak 5 Tips Anti Galau dari Ketua LTMPT

Anastasia Anjani - detikEdu
Rabu, 16 Jun 2021 20:15 WIB
Mohamad Nasih
Foto: LTMPT
Jakarta - Dalam SBMPTN 2021 dari 777.858 peserta yang terdaftar sebagai peserta, sebanyak 184.942 dinyatakan lolos SBMPTN 2021. Dari hasil tersebut, hanya 23,78% peserta yang dinyatakan lolos seleksi SBMPTN 2021.

"Bagi peserta yang belum lolos tak perlu khawatir, karena masih banyak jalan yang bisa diraih, harus bersabar dan tetap optimis," ujar Mohamad Nasih Ketua LTMPT dalam rilis yang diterima detikEdu.

Walaupun tidak lolos SBMPTN 2021, Nasih membagikan tips agar para peserta yang gagal SBMPTN dapat move on.

Berikut adalah 5 tips anti galau ala Ketua LTMPT:

1. Optimis dan Bangkit dari Kegagalan

Menurut Nasih, gagal SBMPTN bukan berarti gagal dalam kehidupan. Nashi berharap jika gagal dalam SBMPTN 2021 jangan sampai terpuruk dan kesuksesan dapat diraih dengan banyak cara.

Nasih mengungkapkan untuk mengatasi kegagalan SBMPTN dapat diatasi dengan dengan menempuh jurusan lain yang tidak linier, studi di kampus negeri maupun swasta lainnya, dan sebagainya.

"Gagal SBMPTN bukan berarti gagal seperti putus cinta, yang mengalami kegagalan tersebut bukan kalian saja. Masih banyak di luar sana teman seperjuangan yang gagal juga. Untuk itu tetaplah optimis. Kegagalan ini bukan akhir dunia, banyak juga orang sukses tanpa kuliah, intinya semua sudah ada rezekinya masing-masing," ujar Nasih.

2. Harus Tetap Bersabar

Hanya 23,7% yang lolos dari SBMPTN 2021. Nasih berpesan agar para peserta yang belum berhasil untuk tetap bersabar dan menyemangati satu sama lain.

"Melihat dari jumlah peserta yang diterima ini, bisa disimpulkan bahwa kalian tak sendiri, dan ini peluang bagi teman-teman untuk belajar bersama," kata Nasih.

3. Melakukan Refleksi Diri dengan Nilai Hasil UTBK

Pelajaran terbaik saat menghadapi kegagalan adalah melakukan refleksi dan intropeksi diri. Hal ini dapat dilakukan dengan memperhatikan skor sebagai suatu parameter kemampuan dan potensi diri.

Jika ada nilai mata pelajaran yang belum mencapai target maka pelajar kembali mata pelajaran tersebut. Sehingga kedepannya mendapatkan hasil yang lebih baik.

"Nilai ini adalah parameter konkrit yang mengukur kemampuan calon mahasiswa sebelum masuk ke perguruan tinggi. Makanya, jangan hanya mengandalkan perasaan cerdas dan bisa mengerjakan saja. Namun kalian juga harus melihat nilai yang sudah kamu dapatkan," jelas Nasih.

4. Mencoba Ikut Ujian Mandiri

Jalur SBMPTN bukanlah satu-satunya jalur masuk perguruan tinggi negeri melainkan juga terdapat kuota mandiri yang tersedia. Nasih menyebutkan, bahwa ada 30-40% kuota jalur mandiri yang disediakan oleh perguruan tinggi di Indonesia.

"Setelah tes SBMPTN ini, beberapa perguruan tinggi negeri akan mengadakan tes ujian mandiri, dan dapat disimpulkan bahwa kesempatan kalian masih terbuka lebar. Masih ada ratusan ribu kursi yang masih kosong buat kalian," terang Nasih.

5. Memilih Jurusan Sesuai dengan Kemampuan

Setelah mendapatkan hasil nilai UTBK SBMPTN 2021, ada baiknya peserta yang gagal harus memilih jurusan berdasarkan nilai UTBK tersebut. Dengan melihat UTBK juga jangan lupa menyesuaikan standar nilai jurusan dengan pesaing.

"Selain berkaca dari nilai hasil UTBK, kalian juga harus menyesuaikannya dengan nilai tersebut dengan jurusan yang akan didaftar. Jangan sampai salah pilih jurusan dan mengakibatkan kalian gagal lagi," ujar Nasih.

Itulah tips dari ketua LTMPT agar bisa move on dari kegagalan SBMPTN 2021. Detikers jangan terlalu bersedih dan tetap semangat ya!



Simak Video "Komandan Hizbullah Tewas Ditembak di Pesta Pernikahan"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia