5 Peserta Termuda yang Lolos SBMPTN di Unair, Usianya di Bawah 17 Tahun

Esti Widiyana - detikEdu
Senin, 14 Jun 2021 22:00 WIB
Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai penilaian SBMPTN telah selesai dilaksanakan. Ketua LTMPT, Prof Moh Nasih mengatakan, pihaknya mempertimbangkan beberapa kondisi yang dapat menggugurkan penerimaan serta.
Foto: Tangkapan Layar
Surabaya -

Universitas Airlangga (Unair) Surabaya telah mengumumkan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021. Dari 27 ribu lebih peminat di Unair, 2.000 peserta lolos menjadi menjadi calon mahasiswa.

Dari 2.000 peserta yang lulus SBMPTN Unair, terdapat lima calon mahasiswa dengan usia termuda. Semua usia mereka di bawah 17 tahun, yang termuda usia 15 tahun 11 bulan.

"Termuda berusia 15 tahun 11 bulan, 16 tahun kurang 1 bulan. Kalau dia daftar SNMPTN diterima juga akan menjdi termuda. Atas nama Aqila Jazilaturrahman dari program studi biologi dari Mas Amanatul Ummah Surabaya. Disusul dari Krian, Malang, Banjarmasin," kata Rektor Unair Prof Moh Nasih di Gedung Rektorat, Senin (14/6/2021).

Berikut daftar calon mahasiswa termuda yang lulus SBMPTN 2021 Unair:

1. Aqila Jazilaturrahman dari Prodi Biologu usia 15 tahun 11 bulan, kelahiran 14 Juli 2005, asal Sekolah Mas Amanatul Ummah Surabaya.
2. Kinanti Pradnya Paramitha dari Prodi Kedokteran Hewan usia 16 tahun 2 bulan, kelahiran 20 April 2005, asal Sekolah SMAN 1 Kraksaan.
3. Mocca Cintaura Raya Safania dari Prodi Kedokteran Hewan usia 16 tahun 3 bulan, kelahiran 19 Maret 2005, asal Sekolah SMAN 1 Krian.
4. Fatima Hasya Puspa Kasih dari Prodi Teknis Biomedis usia 16 tahun 5 bulan, kelahiran 20 Januari 2005, asal Sekolah MAN 2 Kota Malang.
5. Dhafina Nadhira dari Prodi Teknologi Sains Data usia 16 tahun 6 bulan, kelahiran 02 Desember 2004, asal Sekolah SMAN 1 Banjarmasin.

Tahun 2021 ini, jalur SBMPTN Unair menerima 2.000 calon mahasiswa baru dari 27 ribu lebih peminat. Pada tahun ini, calon mahasiswa Unair masih diungguli perempuan, dan jauh lebih tinggi dari laki-laki.

"Tahun ini yang lulus SBMPTN laki-laki hanya 33 sekian persen, 60 sekian persen perempuan," ujarnya.

Dari jumlah peserta diterima, ada 350 peserta pemegang KIP-Kuliah, atau 17 sekian persen masuk di Unair. Prodi favorit dari kelompok Saintek masih pada Kedokteran, kemudian disusul Farmasi, Tekno Biomedis, dan Sistem Informasi. Sedangkan kelompok Soshum, ada Psikologi pilihan utama, Momunikasi, HI, Hukum, Akuntansi.

"Jangan lupa yang sudah diterima melihat informasi lebih detail persyaratan, jadwal daftar ulang dan lainnya. Yang belum diterima masih ada peluang di Unair, khususnya masih membuka mandiri, D3,D4 dan program lain, dan beberapa kelas internasional. Proses selama ini berjalan dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.



Simak Video "Demi Oksigen, Warga di Surabaya Rela Antre Sebelum Toko Buka"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia