1.579 Camaba Asal RI Lolos Seleksi Kuliah di Timur Tengah

Pasti Liberti Mappapa - detikEdu
Selasa, 18 Mei 2021 15:01 WIB
Universitas Al-Azhar merupakan institusi pendidikan yang didirikan di Kairo. Universitas itu pun disebut universitas tertua yang pelajari ilmu agama dan umum.
Foto: Getty Images/1.579 Camaba Asal RI Lolos Seleksi Kuliah di Timur Tengah
Jakarta - Sebanyak 1.579 calon mahasiswa baru dinyatakan lolos dalam seleksi kuliah di Timur Tengah yang digelar Kementerian Agama. Mereka akan menempuh studi di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir dan Maroko.

Pelaksanaan seleksi dilakukan dengan sistem CBT atau Computer Based Test dan wawancara diikuti 5.752 pendaftar. Sebanyak 20 peserta dinyatakan lulus sebagai penerima beasiswa Universitas Al Azhar Kairo Mesir.

Selain itu, ada 1.529 peserta dinyatakan lulus jalur non beasiswa/mandiri di Universitas Al Azhar Kairo Mesir. Sedangkan 30 calon mahasiswa lulus beasiswa ke Maroko.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Suyitno menuturkan tes seleksi Camaba Timur Tengah ini telah dilakukan dengan sangat transparan dan terbuka. "Seluruh akses informasi dapat diketahui oleh para peserta dengan baik", ujarnya.

"Lebih dari itu, semoga hasil seleksi ini menghasilkan input calon mahasiswa Timur Tengah yang excellence, sehingga dapat lulus tepat waktu dan pulang ke Indonesia untuk memperkuat misi menebarkan Islam Rahmatan lil Alamin," kata Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang itu seperti dikutip dari laman Kemenag.

Seleksi dilakukan secara virtual melalui CBT dengan SEB (Safe Exam Browser) dan wawancara. Hasil tes CBT dapat langsung dilihat oleh para peserta seleksi.

Sedangkan seleksi wawancara secara online dilakukan untuk melihat kemampuan calon mahasiswa dari berbagai aspek, yakni bahasa, hafalan, serta wawasan Islam dan kebangsaan.

Menurut Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Diktis, Kementerian Agama M. Adib Abdushomad seleksi ketat dan transparan diterapkan mengingat minat studi ke kampus Timur Tengah, khususnya Universitas Al Azhar sangat tinggi.

Adib juga menyampaikan jumlah kelulusan untuk tahun 2021 mengalami peningkatan kuota karena didorong beberapa faktor. Pertama, tidak adanya pelaksanaan seleksi Camaba oleh Kemenag pada tahun 2020 atas rekomendasi dari Kemenlu karena pandemi Covid-19.

Kemudian pembukaan seleksi Timteng gelombang kedua pada tahun ini tidak jadi dilaksanakan dengan berbagai pertimbangan. "Ketiga adanya opsi pilihan bagi mahasiswa yang tidak lolos beasiswa ke Maroko dapat memilih untuk melanjutkan studi ke Mesir dengan jalur Mandiri," ujar Adib.

Kemenag juga memfasilitasi calon mahasiswa dengan pengayaan bahasa melalui Markas Lughoh Syaikh Zayd Mesir cabang Indonesia yang dulu dikenal dengan nama PUSIBA. Pengumuman dilakukan secara online melalui laman http://diktis.kemenag.go.id.

Simak Video "Sederet Poin Penting Penjelasan RI Tak Berangkatkan Haji 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia