60% Siswa Sekolah Rakyat Ingin Lanjut Kuliah, Sisanya Mau Kerja-Wirausaha

ADVERTISEMENT

60% Siswa Sekolah Rakyat Ingin Lanjut Kuliah, Sisanya Mau Kerja-Wirausaha

Novia Aisyah - detikEdu
Senin, 12 Jan 2026 09:30 WIB
60% Siswa Sekolah Rakyat Ingin Lanjut Kuliah, Sisanya Mau Kerja-Wirausaha
Sekolah Rakyat. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Sebagian besar siswa SMA Sekolah Rakyat ingin melanjutkan kuliah. Menurut Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf, berdasarkan survei terhadap lebih dari 6.000 siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA), sekarang ini sekitar 60% atau sekitar 3.600 siswa ingin melanjutkan ke pendidikan tinggi.

Sisanya, sekitar 40% siswa SRMA menyampaikan keinginannya untuk menjadi pekerja terampil, baik di dalam ataupun di luar negeri. Sementara sebagian lainnya ingin berwirausaha setelah melanjutkan pendidikan.

Mensos menyebut telah menyiapkan berbagai instrumen pendukung untuk menindaklanjuti aspirasi para siswa tersebut, termasuk dengan kerja sama lintas kementerian dan lembaga, maupun kemitraan dengan sektor siswa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah melakukan nota kesepahaman dengan kementerian dan lembaga terkait, juga dengan pihak swasta, untuk menyiapkan jalur lanjutan bagi para lulusan," kata Mensos di sela peninjauan peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo di Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Minggu (11/1/2026), dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

37,4% Siswa Berpotensi STEM

Gus Ipul menyatakan dirinya optimis setelah memperoleh hasil pengukuran berbasis kecerdasan buatan. Pengukuran tersebut memperlihatkan dari hampir 16 ribu total siswa Sekolah Rakyat rintisan, ada 37,4% atau 1.828 siswa yang berpotensi dalam bidang sains teknologi rekayasa dan matematika (STEM).

Dari bakat STEM tersebut juga ditemukan 1.204 siswa berbakat pada bidang teknik sebagai mekanik atau teknisi otomotif, insinyur sipil atau teknik infrastruktur, operator industri, hingga arsitek. '

Kemensos juga mendapati 39,6% atau 1.938 siswa Sekolah Rakyat memiliki potensi pada bidang sosial. Kemudian, 23% atau 1.123 orang lainnya memiliki potensi pada bidang bahasa. Adapun terdapat 16% siswa yang berpotensi dalam bidang penegakan hukum mulai dari sebagai notaris, hakim, tentara, polisi, dan pengacara.

Sampai 10 Oktober 2025, Sekolah Rakyat resmi beroperasi di166 titik yang tersebar di berbagai provinsi. Pada tahun ini akan mulai dibangun 104 gedung permanen Sekolah Rakyat, salah satunya di Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.




(nah/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads