Ingin Seperti Jenderal Andika Perkasa? Ini Syarat dan Cara Masuk Akmil

Anatasia Anjani - detikEdu
Kamis, 04 Nov 2021 12:00 WIB
Biografi Andika Perkasa, Jenderal Pilihan Jokowi untuk Posisi Panglima TNI
Foto: Dok.KSAD/Ingin Seperti Jenderal Andika Perkasa? Ini Syarat dan Cara Masuk Akmil.
Jakarta - Jenderal Andika Perkasa diajukan Presiden Joko Widodo sebagai calon Panglima TNI. Pengajuan tersebut disampaikan melalui Surat Presiden dari Presiden Jokowi kepada DPR RI.

"Presiden mengusulkan nama satu calon Panglima TNI. Atas nama Jenderal TNI Andika Perkasa," kata Ketua DPR Puan Maharani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada Rabu (3/11/2021).

Penunjukan Jenderal Andika Perkasa tentu bukan alasan. Sang Jenderal memiliki rekam pendidikan yang sangat baik. Dia menggenggam tiga gelar master dan satu doktor dari universitas bergengsi.

Seperti prajurit TNI yang lain, calon panglima pilihan Jokowi mengawalinya dengan pendidikan Akademi Militer (Akmil) TNI. Andika lulus pendidikan militer pada 1987 sebelum melanjutkan karir prajuritnya.

Bagi yang terinspirasi ingin seperti Jenderal Andika Perkasa, tentu bisa mengikuti jejaknya dengan masuk Akmil lebih dulu. Peluang untuk masuk Akmil TNI tersedia bagi seluruh siswa SMA/MA.

Dikutip dari situs Akmil TNI, berikut syarat dan cara masuk pendidikan militer Indonesia

Syarat Umum Akmil TNI

1. Warga Negara Indonesia

2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945

4. Berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan

5. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia (dilengkapi pada saat calon mengikuti pemeriksaan psikologi)

6. Sehat jasmani dan rohani

7. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Syarat Lain Akmil TNI

1. Bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.

2. Berijazah minimal SMA/MA dengan ketentuan nilai UAN sebagai berikut

  • Lulusan SMA/MA tahun 2017, program IPA, dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 47,00
  • Lulusan SMA/MA tahun 2018, program IPA, dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 46,00
  • Lulusan SMA/MA tahun 2019, program IPA dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 47,50
  • Lulusan SMA/MA tahun 2020, program IPA nilai rata-rata raport semester I s.d VI terdiri dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika minimal 70 dan tidak ada nilai di bawah 60
  • Lulusan SMA/MA tahun 2021, program IPA nilai rata-rata minimal UAN akan ditentukan kemudian.

3. Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku

4. Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 1 (satu) tahun setelah selesai pendidikan pertama

5. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun

6. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

7. Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi:

  • Administrasi
  • Kesehatan
  • Jasmani
  • Mental ideologi
  • Psikologi
  • Akademik.

Syarat Tambahan Akmil TNI

1. Harus ada surat persetujuan orang tua/wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun

2. Tidak berlaku nilai remedial dan bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud atau Disdik Kota/Kabupaten

3. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan ketentuan agama/adat

4. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama

5. Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif

Syarat pendaftaran Akmil TNI di atas diperuntukkan untuk tahun 2021, sembari menunggu tahun 2022, detikers dapat mempersiapkannya sebaik mungkin. Semoga berhasil detikers!

Simak Video "Sejumlah Pertimbangan Jokowi Tunjuk Jenderal Andika Jadi Panglima TNI"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia