Besok, PTM Terbatas di Jepara Kembali Dibuka

Dian Utoro Aji - detikEdu
Selasa, 28 Sep 2021 17:30 WIB
Bupati Jepara, Dian Kristiandi mengecek MTs Rengging, Rabu (22/9/2021)
Bupati Jepara, Dian Kristiandi mengecek MTs Rengging, Rabu (22/9/2021) ( Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Jakarta - Pembelajaran tatap muka atau PTM di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah sempat dihentikan setelah ditemukan adanya puluhan siswa dan guru Mts terpapar COVID-19. Namun mulai Rabu besok rencananya PTM di Jepara akan dibuka kembali.

"Insyaallah kita buka besok pagi (Rabu). Tadi sudah komunikasi dengan beberapa pihak sekolah," kata Bupati Jepara, Dian Kristiandi kepada wartawan saat ditemui selepas mendatangi bengkel difabel di Desa Lebak, Kecamatan Pakis Aji, Selasa (28/9/2021).

Andi sapaannya menuturkan ada sejumlah catatan jika pembelajaran tatap muka kembali dibuka. Di antaranya jika ditemukan ada klaster Corona di sekolah, maka sekolahan bersangkutan akan ditutup sementara.

"Tentu yang menjadi catatan adalah ketika terjadi salah satu sekolahan maka sekolahan itu akan kita tutup, yang bersangkutan tidak sekolah," terang Andi.

"Karena memang itu terjadi terjadi klaster di sekolahan itu. Makanya harus dibatasi di sekolah itu," sambung dia.

Andi mengatakan sebelumnya melakukan pemantauan persiapan PTM di beberapa sekolah di Jepara kemarin. Menurutnya sekolah, mulai TK, SD hingga SMA dinilai sudah siap menggelar PTM kembali. Penerapan protokol kesehatan pun dinilai sudah lebih baik dibandingkan sebelum ada temuan kasus Corona di sekolah.

"Kalau dilihat kemarin dan kenapa kita bisa memberikan pembukaan kembali karena kita kesiapan mereka sudah semakin baik. Jadi tidak seperti sebelumnya," ungkap Andi.

Andi pun terus mengingatkan kepada seluruh sekolah agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. "Jadi yang harus diingatkan semua pihak harus tetap berprokes," pungkas Andi.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Jepara Dian Kristiandi memutuskan untuk menghentikan sementara PTM secara terbatas usai temuan kasus Corona di salah satu MTs.

"Insyaallah tujuh hari ke depan (setelah dilakukan penutupan Rabu pekan kemarin) kita bisa temukan apakah itu menjadi klaster sekolah atau penularan di luar sekolah atau mungkin penularan rumah tangga masing-masing," kata Andi kepada wartawan di Jepara, Jumat (24/9).

Untuk diketahui ada sebanyak 28 siswa dan guru di MTs Al Muttaqin Rengging yang terkonfirmasi Corona. Ini terjadi setelah ada siswa yang divaksin corona, namun tidak lolos screnning. Siswa itu mengalami sakit dan bergejala Corona.

Akhirnya dites swab dan dinyatakan positif Corona. Hingga dilakukan tracing ada 28 siswa dan guru yang terkonfirmasi positif Corona.

Simak Video "Hari Pertama Sekolah Tatap Muka di Polman, Sejumlah Murid Abai Prokes"
[Gambas:Video 20detik]
(erd/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia