Pelajar-Santri di Sleman Disuntik Vaksin, PTM Segera Dilaksanakan

Jauh Hari Wawan S - detikEdu
Senin, 13 Sep 2021 15:15 WIB
Vaksinasi pelajar di Ponpes Baitussalam, Prambanan, Sleman
Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom
Sleman - Salah satu sasaran percepatan vaksinasi pelajar adalah santri. Sebab, beberapa ponpes sudah menyelenggarakan PTM namun belum semua santri mendapat suntikan vaksin.

"Jadi di pesantren ini santrinya 2.779 tapi yang divaksin baru 800. (Vaksin) Ini adalah prioritas, santri, siswa, pelajar ini prioritas, garda terdepan untuk masa depan," kata Pimpinan Ponpes Baitussalam, Prambanan, Sleman Abdul Hakim kepada wartawan, Senin (13/9/2021).

Hakim menjelaskan, jika semua santri telah menerima vaksin, PTM dengan jumlah siswa yang lebih banyak bisa dilakukan.

"Maka seperti yang disarankan Pak Presiden (Jokowi) bisa tatap muka di PPKM Level 3 nah ini harapan kami seperti itu dan kegiatan ekstra semua bisa berjalan karena ini melatih anak untuk kepemimpinan dan lain-lain," sebutnya.

Selama ini, proses pembelajaran di pondok hampir sepenuhnya daring. Walaupun belakangan sudah ada beberapa santri yang melaksanakan PTM.

"Selama masa Covid hampir satu tahun daring, tapi kemarin agak reda lalu kita masukkan santri yang diizinkan orang tua," jelasnya.

Hanya saja, mereka yang melaksanakan PTM ada syarat khusus yang harus dipenuhi. Selain izin orang tua, santri juga harus divaksin.

"Tapi syaratnya banyak, harus antigen, vaksin dan kalau sudah di pondok tidak boleh dijenguk

Kalau santri keluar pondok, pas masuk harus karantina. Jadi ini untuk mengantisipasi agar tidak ada penularan," jelasnya.

Vaksinasi ini merupakan kerjasama dari BIN DIY dan Dinkes Sleman. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun hadir secara daring untuk memantau vaksinasi siswa-pelajar di beberapa daerah termasuk yang diselenggarakan di DIY.

"58 ribu pelajar divaksin hari ini. Bapak ibu kepala sekolah, kalau sudah divaksin segerakan pembelajaran tatap muka terbatas. Terutama yang level 3 level 2," kata Jokowi.

Sementara itu, Kabinda DIY Andry Nugroho mengatakan di ponpes Baitussalam, BIN menyediakan 1.500 dosis vaksin.

"Hari ini ada 1500 dosis vaksin di Ponpes Baitussalam dan SMA IT Baitussalam. Vaksinasi harus dipercepat, pelajar ini jadi prioritas karena usia produktif dan sebagai masa depan bangsa," kata Andry.

Percepatan vaksinasi, kata Andry, bukan hanya dilakukan di sekolah. Namun, BIN juga melakukan secara door to door.

"Secara akumulasi BIN sudah menyuntikkan hampir 40 ribu dosis vaksin di DIY," pungkasnya.



Simak Video "Vaksinasi Massal Pelajar di Subang: Ada yang Antusias sampai Takut"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia