Menko PMK ke Pemda di Luar PPKM Darurat: Belajar Tatap Muka Penting dan Dibutuhkan

Novia Aisyah - detikEdu
Rabu, 14 Jul 2021 11:01 WIB
Prof Dr Muhajir Effendy, Drs., M.AP lahir di Madiun, Jawa Timur, 29 Juli 1956. Dia menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 
Republik Indonesia sejak 27 Juli 2016.
Foto: Dikhy Sasra/Menko PMK ke Pemda di Luar PPKM Darurat: Belajar Tatap Muka Penting dan Dibutuhkan
Jakarta - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas tetap harus menjadi prioritas bagi pemda Kabupaten/kota di luar PPKM Darurat yang ada di wilayah zona aman. Begitu kata Menteri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy ketika meninjau PTM terbatas di Pondok Pesantren Tri Bhakti Al-Falah Yukum Jaya dan SMP Muhammadiyah Boarding School Poncowati, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Bahkan, menurut Muhadjir apapun kondisinya, belajar tatap muka masih dibutuhkan dan penting untuk dilakukan. Sehingga, sekolah yang berada di zona aman dan memungkinkan untuk tatap muka diimbau untuk segera melaksanakan PTM.

"Karena bagaimanapun dengan kondisi yang ada saat ini belajar tatap muka masih dibutuhkan. Masih sangat penting. Karena itu kalau tatap muka masih sangat dimungkinkan dan sangat aman, maka laksanakan itu (proses pembelajaran tatap muka)," jelas Muhadjir seperti dikutip dari Ruang Guru Paud kemendikbud, Rabu (14/07/2021).

Mantan Mendikbud tersebut menuturkan bahwa pembelajaran daring hanya dilaksanakan jika suatu wilayah membahayakan peserta didik karena di area darurat COVID-19. Muhadjir menekankan agar sekolaj tidak ikut-ikutan melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) padahal situasi baik-baik saja.

"Jangan ikut-ikutan kemudian semuanya berjalan daring. Daring itu yang terpaksa dalam suasana Covid-19 yang sangat mengancam anak-anak sekolah. Tapi kalau betul-betul bisa dipastikan aman sebaiknya tetap tatap muka," sambung dia.

Ia meminta pemda untuk bijak menentukan wilayahnya yang aman untuk melaksanakan PTM terbatas, mulai dari tingkat kelurahan dan kecamatan. Muhadjir menambahkan juga perlunya pengawasan ketat dari pemda, khususnya Satgas COVID-19 wilayah.

"Saya minta pemerintah daerah jangan hanya cari aman, yang penting enak, enak daring gak usah ngurus sekolah. Itu gak bagus. Jadi kalau sekolah bisa menyelenggarakan pendidikan tatap muka secara aman itu sebaiknya ya pilih tatap muka," ujar Muhadjir.

Terakhir, Muhadjir juga meminta agar sekolah-sekolah, khususnya pondok pesantren yang memungkinkan, untuk melaksanakan PTM terbatas demi mengejar ketertinggalan dari kota.

"Kalau daerah bisa memanfaatkan, ini peluang untuk mengejar ketertinggalan di bidang pendidikan," tegas Muhadjir.

Simak Video "Sekolah di Ciamis Mulai Belajar Tatap Muka, Begini Penampakannya"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia