Kemenag Larang Madrasah di Zona Merah Gelar Sekolah Tatap Muka

Anatasia Anjani - detikEdu
Selasa, 22 Jun 2021 14:36 WIB
Kantor Kementerian Agama / Kemenag
Kemenag melarang madrasah di zona merah untuk gelar sekolah tatap muka (Foto: Dok. Kemenag)
Jakarta - Sekolah tatap muka terbatas tahun ajaran 2021/2022 rencana akan mulai digelar bulan Juli nanti. Namun muncul permintaan untuk menunda pelaksanaan belajar tatap muka terutama di daerah zona merah karena meningkatnya kasus penularan COVID-19.

Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan melarang madrasah yang berada di zona merah untuk melakukan pembelajaran tatap muka terbatas.

"Kankemenag Kab/Kota tidak boleh memberikan izin pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas di zona merah," ujar Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah M Ishom Yusqi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/6/2021).

Ishom menegaskan bahwa Kemenag telah menerbitkan edaran mengenai Penyelenggaraan Pembelajaran tahun ajaran 2021/2022 di Madrasah pada masa pandemi COVID-19.

Menurut Ishom sekolah tatap muka terbatas harus memperhatikan kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan. Selain kedua hal tersebut, PTM terbatas juga harus bekerja sama dengan satgas COVID-19 untuk melakukan penetapan zona belajar mengajar.

"Madrasah di selain zona merah berdasarkan data Satgas dapat melakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas di satuan pendidikan, setelah mendapat izin dari Pemda, Kanwil Kemenag Provinsi, dan Kankemenag Kab/Kota sesuai kewenangannya berdasarkan persetujuan satgas percepatan penanganan Covid-19 setempat," kata Ishom.

"Madrasah yang membuka PTM terbatas diharuskan mematuhi SKB 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dan mengikuti Panduan PTM yang sudah diterbitkan," lanjut Ishom.

Sementara itu, Kementerian Pendidikan Budaya Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) juga telah menyusun buku panduan sekolah tatap muka di masa pandemi. Panduan tersebut berisikan ketentuan yang ada di dalam SKB 4 Menteri.

Isi lengkap buku panduan tersebut yaitu ketentuan pembelajaran tatap muka saat pandemi, tugas satuan pendidikan, konsep dan strategi praktik pembelajaran pada masa pandemi, cara pengelolaan kelas dan perumusan jadwal sekolah, hingga model penyusunan RPP kelas/pelajaran.

Ishom mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka terbatas ini harapannya dapat dilaksanakan jika vaksinasi terharap guru dan tenaga pendidikan telah dilaksanakan secara keseluruhan.

"Targetnya, vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan selesai sebelum tahun ajaran baru dimulai, Semoga pandemi segera teratasi sehingga pembelajaran kembali normal dan sekolah tatap muka terbatas dapat dilaksanakan," ujar Ishom.



Simak Video "Pemkab Ciamis Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Bulan Ramadhan"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia