Siapa Saja Peserta Didik yang Mengikuti Asesmen Nasional? Ini Kata Kemendikbudristek

Rahma Harbani - detikEdu
Selasa, 22 Jun 2021 10:42 WIB
Guru memberikan pelajaran kepada murid saat uji coba belajar tatap muka di kawasan SDN 11 Pademangan Barat, Jakarta Utara, Rabu (7/4). SDN Pademangan Barat 11 memulai uji coba belajar tatap muka bagi siswa kelas V di tengah pandem COVID-19. Protokol kesehatan menjadi hal utama baik bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Foto: Pradita Utama/Siapa Saja Peserta Didik yang Mengikuti Asesmen Nasional? Ini Kata Kemendikbudristek
Jakarta - Sejak Ujian Nasional (UN) 2021 dihapuskan karena penyebaran virus Corona atau COVID-19, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) mengganti model evaluasi tersebut dengan asesmen nasional. Asesmen nasional rencananya akan dimulai pada Maret 2021, namun diundur hingga September 2021 mendatang.

Lalu, siapa saja peserta didik yang akan mengikuti asesmen nasional?

Peserta yang harus mengikuti asesmen nasional adalah seluruh satuan pendidikan yang terdiri dari kepala sekolah, seluruh guru, dan siswa. Untuk siswa, nantinya akan dipilih oleh langsung oleh Kemendikbudristek berdasarkan stratifikasi sosial ekonomi siswa.

Untuk jenjang SD atau MI sebagaimana yang dikutip dari laman resmi Direktorat Sekolah Dasar Kemdikbud, siswa yang harus mengikuti asesmen nasional ini maksimal berjumlah 30 siswa di tingkat kelas V (lima) SD atau MI.

Meskipun disebut sebagai pengganti model Ujian Nasional, asesmen nasional tidak digunakan untuk menentukan kelulusan. Sebab, penyelenggaraan asesmen nasional pada siswa tidak dilakukan di akhir jenjang satuan pendidikan.

Asesmen nasional juga tidak dapat menggantikan peran UN dalam mengevaluasi prestasi atau hasil belajar murid secara individual. Namun, asesmen nasional digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui hasil akhir yang didapat nantinya.

"Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid," bunyi keterangan tertulis Direktorat Sekolah Dasar Kemdikbud dikutip detikEdu, Selasa (22/6/2021).

Bentuk soal dari asesmen nasional ini nantinya terdiri dari lima bentuk, yaitu pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian singkat, dan uraian.

  • Adapun instrumen yang digunakan dalam asesmen nasional adalah sebagai berikut.

1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), untuk mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) siswa.

Penilaian AKM meliputi:

· Kecakapan berpikir logis-sistematis;

· Kemampuan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari;

· Keterampilan memilah dan mengolah informasi.

2. Survei Karakter, untuk mengukur sikap, nilai, keyakinan dan kebiasaan yang mencerminkan karakter siswa.

Aspek yang diukur ada 6 yaitu, aspek pelajar Pancasila seperti berakhlak mulia dengan beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

3. Survei Lingkungan Belajar, untuk mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat sekolah.

Asesmen nasional inilah yang akan diikuti oleh seluruh kepala sekolah dan guru secara mandiri dalam waktu 4 hari.

Jadi, bagaimana detikers? Apa kamu sudah paham siapa saja peserta didik yang mengikuti asesmen nasional ini?

Simak Video "Alasan Lain Nadiem Hapus UN: Agar Tak Kentara Siswa Miskin dan Kaya"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia