Menengok Sekolah Milik Yayasan Keluarga Cinta Laura, SMP Pangerasan

Trisna Wulandari - detikEdu
Kamis, 17 Jun 2021 17:30 WIB
Cinta Laura saat ditemui di kantor Soraya Film.
Cinta Laura Foto: Noel/detikFoto
Jakarta -

Cinta Laura Kiehl membagikan pandangannya terkait sekolah tatap muka dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui cuitannya di akun @xcintakiehlx, Kamis (17/6/2021).

Dalam cuitan tersebut Cinta mengatakan, anak-anak yang tinggal di tempat terpencil belum bisa dan belum siap melaksanakan pendidikan kendati sekolahnya berlokasi tidak jauh dari ibukota negara.

"Dengan situasi Covid-19 yang semakin parah di kota-kota besar, kemungkinan untuk sekolah tatap muka menjadi lebih kecil. Mungkin untuk kalian yang mempunyai laptop, smartphone, dan internet, kerugian yang kalian alami menjadi tidak begitu besar. But please, stop being so SELFISH!" cuit Cinta dalam akun @xcintakiehlx.

Utasnya tentang sekolah tatap muka dan PJJ di linimasa dimulai dari sebuah cuitan Cinta mengenai berkunjung ke sekolah milik Yayasan Soekarseno Peduli, Pangerasan Education Center.

Pangerasan Education Center adalah satuan pendidikan swasta jenjang SMP. Adapun Yayasan Soekarseno Peduli adalah yayasan milik keluarga ibu Cinta Laura yang didirikan pada 2004. SMP Pangerasan terletak di kaki Gunung Salak, Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Dalam utas tersebut Cinta Laura menyebutkan, banyak anak-anak Indonesia yang tinggal di tempat terpencil masih belum bisa dan belum siap melaksanakan pendidikannya seara digital kendati berlokasi tidak jauh dari ibukota negara.

"Tidak usah jauh-jauh! Sekolah ini yang hanya 1 jam dari kota Jakarta pun masih belum bisa membangun access wifi, sinyal pun putus-putus dan banyak dari anak-anak ini harus menunggu sampai malam hari untuk mendapatkan koneksi yang lancar untuk bisa belajar. Kebanyakan dari mereka juga sebenarnya tidak mempunyai smartphone. Jika punya pun, susah untuk bisa mengerti mata pelajaran dari layar kecil," tulis Cinta.

Ia menambahkan, di samping kendala internet dan perangkat PJJ seperti smartphone dan laptop, tidak semua siswa sekolah memiliki orangtua yang dapat mendukung pembelajaran dari rumah.

"Children need guidance! Dan gak semua anak mempunyai bapak-ibu yang bia membantu mereka dengan pelajaran sekolah. We need to face the facts, guys! Banyak dari teman-teman kita di luar sana datang dari latar belakang di mana orang tua mereka tidak berpendidikan tinggi," cuit Cinta.

SMP Pangerasan atau Pangerasan Education Center didirikan pada Februari tahun 2007 dengan tanah donasi Yayasan Soekarseno Peduli atau Soekarseno Foundation. Menurut Cinta dalam kanal Youtube Cinta Laura Kiehl, sekolah ini merupakan proyek ke-11 dari yayasan tersebut

Dengan bantuan High Desert International Foundation, Yayasan Soekarseno Peduli membuat 3 kelas pertama, satu ruang guru, tiga kamar mandi, dan lapangan olahraga yang sekaligus sebagai area kumpul. Pada 2008, Soekarseno Foundation menambah 4 kelas di SMP ini.

Saat ini, terdapat 210 siswa dan 13 guru yang mengajar di SMP Pangerasan. Adapun siswa SMP Pangerasan berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga digratiskan dari uang sekolah. Sementara itu, upah guru, sumber daya pendidikan, dan biaya operasional lainnya ditanggung Yayasan Soekarseno Peduli.

Cinta menuturkan, SMP Pangerasan memiliki ruang jahit, perpustakaan, dan ruang komputer. Adapun buku-buku di sekolah merupakan sumbangan dan pembelian dengan dana BOS, baik buku fiksi, nonfiksi, dan buku pendidikan anak-anak.

"Aku berdoa semoga lebih banyak orang lagi donasi buku dan kebutuhan anak-anak," kata selebritas yang lahir di Jerman ini dalam video Cinta Laura Kiehl - Visit to Pangerasan Education Center (Part 2) di kanal Youtubenya (27/10/2019).

Pangerasan Education Center merupakan sekolah kesebelas yang ditangani Yayasan Soekarseno Peduli. Adapun proyek sekolah pertama yang ditangani yayasan ini yakni SD Negeri Pangerasan, yang kemudian mendapat renovasi, perbaruan kurikulum, penambahan guru, subsidi guru, dan bantuan untuk muridnya agar dapat lanjut bersekolah di SMP Pangerasan.

"Mudah-mudahan bisa kerja sama dengan organisasi lain supaya bisa bangun lebih banyak lagi sekolah," kata Cinta seperti dikutip dari post Instagram sang ibu, @herdianak, (26/8/2020).

Ia menuturkan, beberapa alumni sudah lulus dari perguruan tinggi, salah satunya lulus dari Universitas Indonesia dan melanjutkan S2 di Jerman dan di Jepang. Adapun sejumlah alumni menjadi guru di SMP Pangerasan dan sekolah lainnya, tentara, koki, dan make up artist.

Cinta Laura mengharapkan SMP Pangerasan bisa menjadi bukti meski tinggal di daerah terpencil, para siswa tetap bisa berprestasi dan memiliki masa depan yang cerah.



Simak Video "Masya Allah! Warganet Sebut Cinta Laura Bak Barbie Salihah"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia