Seleksi Pelatih Ahli Sekolah Penggerak Dibuka, Simak Syaratnya

Trisna Wulandari - detikEdu
Rabu, 28 Apr 2021 09:00 WIB
SMKN 1 Depok, Sleman, Yogyakarta, melakukan uji coba sekolah tatap muka. Ada 10 SMK-SMA di Yogyakarta yang mulai melakukan uji coba sekolah tatap muka.
Foto: Jauh Hari Wawan S/Seleksi Pelatih Ahli Sekolah Penggerak Dibuka, Simak Syaratnya
Jakarta - Program Sekolah Penggerak Kemendikbud membuka rekrutmen pelatih ahli mulai 27 April-5 Juni 2021.

Program Sekolah Penggerak adalah program transformasi sekolah dari Kemendikbud yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik mencakup kompetensi literasi dan numerasi serta karakter. Program ini diawali dengan pengembangan sumber daya kepala sekolah dan guru unggul.

Pelatih ahli dalam Program Sekolah Penggerak berperan menjadi pendamping kepala sekolah, guru atau pendidik, dan pengawas sekolah atau penilik untuk mewujudkan sekolah yang berpusat pada murid.

Pelatih ahli dalam Program Sekolah Penggerak akan mendampingi 3-5 sekolah dalam 1 kabupaten selama minimal 1 tahun.

Berikut ketentuan dan syarat pelatih ahli sekolah penggerak:

Kriteria Pelatih Ahli

A. Kriteria Umum

1. Warga Negara Indonesia
2. Sehat jasmani rohani dibuktikan dengan melampirkan surat keterangan sehat dari dokter setelah lolos seleksi tahap 2
3. Usia minimal 30 tahun dan maksimal 65 tahun saat mendaftar
4. Memiliki pengalaman melakukan pendampingan peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah minimal 2 tahun
5. Terbiasa dengan teknologi (internet dan aplikasi)
6. Mampu berkomunikasi dengan baik lisan dan tulisan
7. Memiliki komitmen, semangat perbaikan berkelanjutan, jiwa kolaborasi, dan terbuka pada hal baru
8. Bersedia kunjungan ke lapangan sebanyak 4 kali setahun
9. Tidak memiliki peran sebagai asesor pada Guru Penggerak atau Program Sekolah Penggerak
10. Mengisi Pakta Integritas

B. Kriteria Akademisi (Dosen)

1. Memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum S2
2. Berstatus dosen tetap atau tidak tetap
3. Mendapat izin dari pimpinan untuk membantu Kemendikbud dalam pelaksanaan implementasi Program Sekolah Penggerak yang dibuktikan dengan surat kesanggupan
4. Memiliki pengalaman dan pendampingan dalam proses peningkatan kompetensi dan atau kualitas mutu sekolah minimal 3 tahun

C. Kriteria Pengawas Sekolah Aktif

1. Memiliki kualifikasi akademik minium S1/D4
2. Bertugas di 111 kabupaten/kota sasaran sekolah penggerak
3. Mendapat izin dari dinas pendidikan setempat untuk membantu Kemendikbud melakukan implementasi program selama 1 tahun

D. Kriteria kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, manajemen sekolah, dan guru dari sekolah yang mengembangkan kurikulum sekolah secara mandiri dan atau menggunakan Kurikulum Internasional

1. Memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimal S1/D4
2. Memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun
3. Mendapat izin dan direkomendasikan pimpinan sekolah/yayasan
4. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam mengorganisasikan pelaksanaan program dan kegiatan antar sekolah dan pemerintah

E. Kriteria Widyaswara Aktif di Sekolah Penggerak

1. Memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum S2
2. Memiliki pengalaman minimum 2 tahun dalam salah satu bidang berikut: pengajaran dan pembelajaran, pengembangan komunitas, literasi, numerasi, pendidikan dasar/menengah/anak usia dini, pengembangan profesi berkelanjutan, asesmen, manajemen dan kepemimpinan sekolah, pendidikan inklusif, dll
3. Mendapat izin dari dinas pendidikan setempat untuk membantu Kemendikbud melakukan implementasi Program Sekolah Penggerak yang dibuktikan dengan melampirkan surat kesanggupan

F. Kriteria Praktisi dan Konsultan Pendidikan

1. Memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum S1/D4
2. Memiliki pengalaman minimum 2 tahun dalam salah satu bidang berikut: pengajaran dan pembelajaran, pengembangan komunitas, literasi, numerasi, pendidikan dasar/menengah/anak usia dini, pengembangan profesi berkelanjutan, asesmen, manajemen dan kepemimpinan sekolah, pendidikan inklusif, dll
3. Pernah mendapat penghargaan minimum setingkat kabupaten/kota atau aktif berbagi praktik terkait pembelajaran (menulis buku, aktif memberikan pelatihan luring/daring, konten pendidikan di media sosial, dll.)
4. Mendapat izin dari pimpinan untuk membantu Kemendikbud melakukan implementasi Program Sekolah Penggerak selama 1 tahun yang dibuktikan dengan melampirkan surat kesanggupan jika berada di bawah institusi dan pakta integritas (dengan rekomendasi) jika praktisi independen.

Klik halaman selanjutnya



Simak Video "Pentingnya Pendidikan Seksual Sejak Dini untuk Cegah Pelecehan"
[Gambas:Video 20detik]

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia