Orang Tua Harus Tahu, Penyebab Anak Gagal Kuliah ke Luar Negeri

Sponsored - detikEdu
Jumat, 29 Apr 2022 12:55 WIB
JIC
Foto: JIC
Jakarta -

Pendidikan sering dinilai sebagai salah satu investasi untuk menentukan masa depan anak. Tidak bisa dipungkiri semakin bergengsi nama suatu universitas, khususnya yang masuk dalam peringkat dunia, semakin terbuka pintu bagi anak untuk memulai karier mereka.

Sebagai orangtua, wajar untuk memimpikan hal terbaik untuk anak mereka. Oleh karena itu, opsi kuliah ke luar negeri sering menjadi pilihan utama. Namun terkadang, impian tersebut harus kandas lantaran terhalang berbagai faktor.

Apa saja sih hal-hal yang menghalangi impian tersebut? Berikut 3 faktor utama penyebab kegagalan anak berkuliah di luar negeri.

1. Faktor Pertemanan dan Lingkungan

Saat anak keluar negeri, lingkup pertemanan menjadi sangat penting. Dengan lingkup pertemanan yang tidak baik, anak bisa ikut mengimplementasikan kebiasaan yang buruk.

2. Kurikulum dan Sistem Pengajaran yang Berbeda

Budaya belajar mengajar di luar negeri menuntut anak untuk aktif mengemukakan pendapat, sehingga terjadi komunikasi dua arah. Selain itu, mahasiswa juga akan lebih diasah untuk berpikir kritis dan mandiri untuk mengerjakan research paper.

3. Kesulitan Adaptasi

Beradaptasi secara sekaligus dan sendiri pada perubahan budaya, proses belajar mengajar, lingkungan, pertemanan dan kehidupan sehari-hari, dapat menyebabkan stres pada anak yang berdampak pada kemampuan untuk fokus belajar yang berdampak kegagalan kuliah.

Lalu bagaimana mengurangi terjadinya kegagalan saat siswa kuliah di luar negeri? Salah satunya bisa dengan mengikuti Jakarta International College (JIC) 2+2 program di Jakarta atau Surabaya Campus.

Dengan berkuliah di JIC, siswa dapat mulai dengan kuliah 2 tahun di Indonesia, kemudian melanjutkan 2 tahun terakhir hingga wisuda di kampus top dunia di negara-negara seperti Amerika Serikat, Australia, Inggris, China, dan Malaysia.

JICFoto: JIC

Kuliah di JIC juga memberikan banyak kemudahan bagi siswa, antara lain:

1. Lingkup Pertemanan

Siswa dengan tujuan negara atau jurusan yang sama akan berada di kelas yang sama, dan siswa satu angkatan akan berangkat bersama ke negara pilihan mereka. Sehingga siswa dan orangtua sudah dapat mengenal satu sama lain.

2. Proses Adaptasi Lebih Mudah

Adaptasi dilakukan secara bertahap, senang hati, dan dengan kenyamanan karena sudah adanya teman yang banyak dan akan berangkat bersama ke negara tujuan untuk menimba ilmu. Anak juga sudah biasa dengan budaya belajar mengajar yang sudah diterapkan semenjak mulai kuliah di JIC Jakarta atau Surabaya Campus.

JICFoto: JIC

3. Kurikulum yang Diterima World Top 100 University

Di JIC anak akan mulai dengan kurikulum dengan standar yang diakui World Top University seperti Monash University, University of Birmingham, Durham University, University of San Francisco, Oregon State University, University of Illinois at Chicago, BISP UC Berkeley, dan masih banyak lagi. JIC pun berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Australia Group of 8, USA Top 200 dan UK Russell Group.

Jadi, jangan menunggu lagi, hindari anak gagal kuliah di luar negeri dengan memulai di JIC. Hubungi via WhatsApp untuk tahu lebih lanjut.

(Content Promotion/JIC)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia