Mau Kuliah Gratis di Kampus China Top 100 Besar Dunia? Ini Infonya

Kristina - detikEdu
Kamis, 16 Sep 2021 20:30 WIB
Plt Dirjen Dikti Nizam dalam acara Webinar Fostering Indonesian Universities Partnership with World Top-100 Universities in China, Kamis (16/9/2021).
Foto: Tangkapan layar YouTube Ditjen Dikti/Mau Kuliah Gratis di Kampus China Top 100 Besar Dunia? Ini Infonya
Jakarta -

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Dikti-Ristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengadakan kerjasama dengan perguruan tinggi Tiongkok Top 100 Besar Dunia. Mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan di negeri Tirai Bambu secara gratis lewat program beasiswa.

Akselerasi kerjasama perguruan tinggi dua negara tersebut merupakan program kolaborasi Ditjen Dikti-Ristek dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing dan ASEAN China Center.

Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Nizam menyampaikan, kerjasama ini merupakan salah satu program Kampus Merdeka: Merdeka Belajar yang dapat diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

"Saya berharap kerja sama antara Indonesia dan China di bidang pendidikan, terutama dengan perguruan tinggi top 100 Besar Dunia di China, program Merdeka Belajar dapat memiliki mitra baru yang dapat melibatkan universitas China dan mendorong siswa untuk lebih siap secara internasional," kata Nizam dalam bahasa Inggris, pada acara Webinar Fostering Indonesian Universities Partnership with World Top-100 Universities in China, Kamis (16/9/2021).

Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun mengatakan, hubungan bilateral Indonesia dan China sedang dalam posisi terbaik. Menurutnya, Strategic Partnership yang komprehensif dalam pilar sosial budaya dan pendidikan perlu ditingkatkan.

"Pilar sosial budaya dan pendidikan itu harus kuat. Karena politik, keamanan, dan pembangunan ekonomi bisa up and down. Tapi kalau ini kuat, pilar ketiganya akan tepat," ujar Dubes Djauhari.

"Yang kita butuhkan sekarang antara lain pembangunan manusianya termasuk pembangunan sektor pendidikan. Itulah kenapa kita melakukan kerjasama yang banyak antara Indonesia dan China di bidang ini," lanjutnya.

Kerja sama Indonesia dan China dalam bidang pendidikan ini melibatkan berbagai perguruan tinggi terbaik di China. Di antaranya Peking University, Xi'an University, Tianjin University, Dongbei University of Finance and Economics, dan University of Sun Yat Sen di Guangzhou.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal ASEAN China Center, Chen Dehay mengatakan, pihaknya akan terus berperan sebagai jembatan untuk menjalin kerjasama dengan Kemendikbudristek, KBRI di Beijing dan mitra lainnya, sebagai bentuk berkontribusi bidang pendidikan Indonesia-China di masa depan.

"Memperkuat pendidikan dan kerja sama sangat penting untuk mempromosikan pertukaran mahasiswa dan bahkan untuk masa depan," katanya dalam bahasa Inggris.

Mahasiswa Indonesia dapat mengikuti program akselerasi secara gratis dengan bantuan beasiswa. Beberapa beasiswa yang tersedia antara lain China Scholarship Council (CSC), Chinese Embassy, Chinese University Program, Great Wall Program, AUN Program, MOFCOM, Darmasiswa, hingga Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB).

Webinar Fostering Indonesian Universities Partnership with World Top-100 Universities in China dihadiri perwakilan dari perguruan tinggi mitra. Turut hadir dalam pemaparan perwakilan dari Peking University, Xi'an University, Tianjin University, Dongbei University of Finance and Economics, dan Institut Pertanian Bogor atau IPB University.

Masing-masing perguruan tinggi memaparkan program unggulan hingga beasiswa yang ditawarkan. Salah satunya Dongbei University, di mana salah satu keunggulannya berada di bidang ekonomi dan pariwisata.



Simak Video "Klarifikasi Kemdikbud soal Laptop: Harganya Bukan Rp 10 Juta per Unit!"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia