Siap-siap! Kuliah Tatap Muka Bertahap di ITB Digelar Akhir September

Anatasia Anjani - detikEdu
Kamis, 16 Sep 2021 11:30 WIB
Kampus ITB
Foto: Istimewa
Jakarta -

Institut Teknologi Bandung (ITB) akan melaksanakan kuliah tatap muka pada akhir September 2021. Kuliah tatap muka ini nantinya akan dilakukan secara bertahap.

Kabar tersebut disampaikan oleh Direktur Pendidikan ITB, Arief Hariyanto. Arief menyampaikan berdasarkan data yang diperoleh mahasiswa yang akan melaksanakan kuliah tatap muka sekitar 1.087 mahasiswa mulai akhir bulan September.

Jumlah tersebut terdiri dari 864 mahasiswa di kampus Ganesha dan 148 mahasiswa di kampus Jatinangor.

Selain itu, kuliah tatap muka luring selanjutnya akan dimulai pada awal bulan Oktober 2021 dengan 3.419 mahasiswa yang terdiri dari 3.229 mahasiswa kampus Ganesha dan 170 di kampus Jatinangor.

Sedangkan pada bulan November, terdapat 1.873 mahasiswa dengan rincian 804 mahasiswa di kampus Ganesha dan 647 mahasiswa di kampus Jatinangor.

"Tahapan kegiatan luring ini diharapkan menjadi fase transisi perkuliahan yang mampu dimplementasikan dalam masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)," tulis laman ITB.

"Para mahasiswa yang membutuhkan indekos dapat mulai melakukan pemesanan untuk masa waktu bulan Oktober-November-Desember," ujar Rektor ITB Reini Wirahadikusumah.

Sementara itu, Jaka Sembiring Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB juga mengatakan proses transisi ini merupakan uji coba untuk melaksanakan perkuliahan tatap muka. Nantinya pengawasan dan penjagaan akan dilakukan secara ketat. Serta penanganan dan tahapan untuk setiap kasus juga sudah disiapkan.

Koordinasi Pembukaan Kampus

Pada tahap persiapan, ITB akan terus melakukan koordinasi dengan seluruh direktorat yang terkait.

Nantinya kegiatan akademik yang diprioritaskan di semester I tahun akademik 2021/ 2022 adalah kegiatan praktikum, studio, kuliah lapangan, dan sejenisnya. Jika dalam kegiatan akademik tersebut ada perkuliahan maka dilakukan pembelajaran hybrid.

Pembukaan mata kuliah juga diserahkan kepada prodi masing-masing sesuai dengan kebutuhan. Kapasitas kelas juga hanya 30% dari kapasitas normal dan sidang pascasarjana juga dilakukan luring kecuali ada hal khusus.

Saat pembukaan kampus nanti, mahasiswa dan civitas lainnya akan menggunakan aplikasi Amari dan wajib mengisi kuesionernya. Sedangkan untuk para dosen dengan usia 55 tahun ke atas dapat diizinkan masuk kuliah untuk mengajar, diutamakan dosen yang telah divaksinasi.

"Dalam situasi di mana kepentingan yang saling berbenturan dan berpotensi kritis, pengawasan dan sikap waspada harus selalu dilaksanakan oleh fakultas/sekolah dan tiap prodi," ujar Tim Satgas Covid-19 ITB Dr Sonny Yuliar.



Simak Video "UNS Uji Coba Kuliah Tatap Muka, Mahasiswa Wajib Dapat Izin Ortu"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia