Berencana Kuliah di Korea Selatan saat Pandemi? Mahasiswa Perlu Tahu Ini

Lus - detikEdu
Senin, 26 Jul 2021 10:03 WIB
ITB-nya Korea Selatan
Foto: Lena Ellitan/d'Traveler
Jakarta - Beberapa negara seperti China dan Jepang membatasi untuk mahasiswa internasional di tengah pandemi. Namun Korea Selatan tetap memberikan kesempatan untuk mahasiswa asing yang ingin belajar ke negaranya.

Namun, sebelum kamu menyusun rencana untuk belajar di Korea Selatan, ada beberapa informasi penting yang perlu diketahui sebelum berkunjung ke negara ginseng tersebut. Tentunya informasi ini berkaitan dengan peraturan negara saat pandemi.

Pertama, pastikan kamu selalu memeriksa secara detail pemberitahuan terbaru melalui situs web pemerintah terkait mengenai peraturan negara tersebut. Atau kamu juga dapat mengajukan pertanyaan ke Kedutaan atau Konsulat Korea terdekat.

Karantina

Dilansir dalam Study International, sebagian besar orang asing yang tiba di Korea Selatan harus menjalani karantina wajib selama 14 hari pada saat kedatangan mereka. Wisatawan juga harus memberikan bukti hasil tes PCR negatif COVID-19 yang dikeluarkan dalam waktu 72 jam setelah keberangkatan.

Perkuliahan semester dimulai saat musim gugur sekitar bulan September sehingga siswa yang berencana belajar ke Korea Selatan harus mempertimbangkan 14 hari karantina mandiri ketika memutuskan tanggal kedatangan mereka di negara tersebut.

Mulai 1 Juli 2021, mereka yang divaksinasi penuh di luar negeri dapat mengajukan permohonan pembebasan karantina setelah mereka memasuki Korea Selatan.

Son Young-rae, seorang pejabat di Markas Pusat Penanggulangan Bencana seperti yang dikutip dalam Reuters bulan lalu mengatakan bahwa kebijakan baru itu hanya akan berlaku untuk orang-orang tertentu seperti warga negara dan penduduk asing, serta mereka yang datang mengunjungi keluarga atau untuk tujuan bisnis, akademisi atau kepentingan umum.

Sedangkan wisatawan dibebaskan harus mengisi aplikasi dan dites sebelum dan sesudah tiba di Korea Selatan. Mereka yang berasal dari negara dengan wabah atau varian besar tidak akan diizinkan melewati karantina.

Jika tidak mematuhi pedoman karantina, dapat menghadapi hukuman penjara dan denda 10 juta Won Korea Selatan atau bahkan di deportasi.

Vaksin yang disetujui

Korea Selatan menyetujui penggunaan vaksin berikut: Moderna, AstraZeneca, pfizer dan Johnson & Johnson. Selain vaksin yang sudah disebutkan tersebut tidak berlaku di Korea Selatan.

Kelayakan untuk tes COVID-19 gratis

Berikut syarat untuk menerima tes COVID-19 gratis:

1. Pasien yang dicurigai
Seseorang yang mengalami gejala klinis COVID-19 dalam 14 hari setelah kontak dengan pasien yang dikonfirmasi.

2. Orang bergejala yang membutuhkan pengujian
- Orang yang diduga terjangkit COVID-19 berdasarkan pendapat dokter mengenai gejala klinisnya.
- Individu yang menunjukkan gejala klinis COVID-19 dalam 14 hari setelah kembali ke Korea Selatan dari perjalanan ke luar negeri.
- Individu yang diakui membutuhkan pengujian karena secara epidemiologis terkait dengan kasus penularan massal di Korea.

Biaya pengobatan dan karantina COVID-19 bisa digratiskan bagi mereka yang terjangkit COVID-19 di Korea Selatan.

Setelah tahu peraturan terkait karantina hingga vaksin, kamu bisa lanjutkan persiapan lainnya ya untuk melanjutkan kuliah ke Korea Selatan.



Simak Video "Korea Selatan Cetak Rekor Lagi Tambahan Kasus Harian Covid-19 "
[Gambas:Video 20detik]
(lus/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia