Manuskrip Kuno Abad ke-19 Didata Secara Digital

Seorang pegiat sejarah dan arkeologi menunjukkan salah satu manuskrip kuno beraksara Arab dari koleksi pribadinya di Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026). Manuskrip yang diperkirakan berasal dari abad ke-19 itu merupakan bagian dari sembilan naskah kuno yang telah terdaftar dalam sistem pendataan digital Perpustakaan Nasional sejak 2024 sebagai upaya mendukung inventarisasi dan pelestarian manuskrip kuno yang tersebar di masyarakat. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/tom.

Seorang pegiat sejarah dan arkeologi menunjukkan manuskrip kuno beraksara Arab koleksi pribadinya di Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026). ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko

Seorang pegiat sejarah dan arkeologi menunjukkan salah satu manuskrip kuno beraksara Arab dari koleksi pribadinya di Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026). Manuskrip yang diperkirakan berasal dari abad ke-19 itu merupakan bagian dari sembilan naskah kuno yang telah terdaftar dalam sistem pendataan digital Perpustakaan Nasional sejak 2024 sebagai upaya mendukung inventarisasi dan pelestarian manuskrip kuno yang tersebar di masyarakat. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/tom.

Naskah yang diperkirakan berasal dari abad ke-19 itu menjadi bagian dari sembilan manuskrip kuno yang telah didata secara digital oleh Perpustakaan Nasional sejak 2024. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko

Seorang pegiat sejarah dan arkeologi menunjukkan salah satu manuskrip kuno beraksara Arab dari koleksi pribadinya di Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026). Manuskrip yang diperkirakan berasal dari abad ke-19 itu merupakan bagian dari sembilan naskah kuno yang telah terdaftar dalam sistem pendataan digital Perpustakaan Nasional sejak 2024 sebagai upaya mendukung inventarisasi dan pelestarian manuskrip kuno yang tersebar di masyarakat. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/tom.

Pendataan tersebut dilakukan sebagai upaya inventarisasi dan pelestarian manuskrip kuno yang tersebar di masyarakat. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko

Seorang pegiat sejarah dan arkeologi menunjukkan manuskrip kuno beraksara Arab koleksi pribadinya di Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026). ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko
Naskah yang diperkirakan berasal dari abad ke-19 itu menjadi bagian dari sembilan manuskrip kuno yang telah didata secara digital oleh Perpustakaan Nasional sejak 2024. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko
Pendataan tersebut dilakukan sebagai upaya inventarisasi dan pelestarian manuskrip kuno yang tersebar di masyarakat. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko