Para ilmuwan di Panama telah meluncurkan serangkaian uji coba pelepasan katak emas Panama (Atelopus zeteki), spesies yang terancam punah dan simbol nasional, sebagai bagian dari upaya besar untuk memulihkan populasi liar amfibi ikonik tersebut. Foto: REUTERS/Aris Martinez
Proyek Penyelamatan dan Konservasi Amfibi Panama (PARC), sebuah inisiatif bersama dari Smithsonian Tropical Research Institute (STRI) dan Smithsonian's National Zoo and Conservation Biology Institute (NZCBI), bersama dengan Cheyenne Mountain Zoo dan Zoo New England, memimpin upaya untuk melindungi amfibi yang paling berisiko punah. Foto: REUTERS/Aris Martinez
Para ilmuwan melepaskan 100 katak emas di kandang pelepasan lunak yang dikenal sebagai mesokosmos dan memantau mereka setelah pelepasan, dengan sekitar 70% mati karena chytridiomycosis, penyakit jamur yang mematikan. Para peneliti mengatakan data yang dikumpulkan dari katak yang mati akan membantu mereka memahami dinamika penyakit dan bagaimana hewan-hewan tersebut mendapatkan kembali toksisitas kulit mereka setelah mengonsumsi makanan liar. Foto: REUTERS/Aris Martinez
Sebelum pelepasan katak emas, tiga spesies lain (katak pohon bermahkota, katak roket Pratt, dan katak daun lemur) dilepaskan pada tahun 2025, dengan uji coba yang melebihi harapan para peneliti, terutama dalam tingkat kelangsungan hidup katak daun lemur. Foto: REUTERS/Aris Martinez
Manajer Proyek, Dr. Jorge Guerrel, mencatat tantangan logistik dalam memberi makan katak di penangkaran, menjelaskan bahwa karena tidak ada pemasok di Panama, tim harus memproduksi semuanya di dalam pusat, mulai dari jangkrik hidup hingga cacing tanah dan kecoa. Foto: REUTERS/Aris Martinez