Planetarium dan Observatorium di Taman Ismail Marzuki Jakarta mengadakan agenda ngabuburit sambil melihat gerhana Bulan total Selasa (3/3). Foto: (Nikita Rosa Damayanti/detikcom)
Agenda ini diramaikan dengan pameran foto astronomi, miniatur planetarium mini, hingga pengamatan gerhana Bulan total bersama. Foto: (Nikita Rosa Damayanti/detikcom)
Foto-foto yang ditampilkan adalah foto-foto yang diambil dari berbagai daerah di Indonesia. Foto: (Nikita Rosa Damayanti/detikcom)
Tepat pukul 18.20 WIB, pengunjung mulai ramai memadati teleskop yang dijejerkan di depan gedung Planetarium dan Observatorium Jakarta. Foto: (Nikita Rosa Damayanti/detikcom)
Tak hanya gerhana Bulan, pengunjung juga bisa melihat planet-planet lain melalui teleskop tersebut. Foto: (Nikita Rosa Damayanti/detikcom)
Namun karena cuaca mendung, gerhana Bulan total tidak terlihat. Foto: (Nikita Rosa Damayanti/detikcom)
Ketua Himpunan Astronomi Amatir Jakarta, Muhammad Rezky, mengatakan kendala lingkungan dan cuaca memang tidak bisa dihindari saat pengamatan gerhana. "Sama seperti gerhana Matahari atau fenomena yang lain tentu cuaca sangat berpengaruh," ujarnya kepada detikEdu Selasa (3/3/2026). Foto: (Nikita Rosa Damayanti/detikcom)