Dalam peninjauan itu, Gus Ipul bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo mengecek langsung ruang kelas, sarana pembelajaran, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Ia memastikan seluruh fasilitas telah memenuhi standar kenyamanan dan kelayakan bagi para siswa yang akan mengikuti proses belajar mengajar.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan operasional menjelang peluncuran Program Sekolah Rakyat yang dijadwalkan diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Senin (12/1/2026).
Menjelang peresmian, ratusan guru, siswa, dan tenaga kependidikan dari berbagai daerah telah bersiap menyambut kedatangan Presiden.Mereka dipersiapkan untuk menampilkan beragam atraksi, seperti paduan suara, teater, pidato, hingga baris-berbaris dalam rangkaian acara peresmian yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu 9 Banjarbaru.
Para siswa yang terlibat berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bogor, Bekasi, Aceh, Malang, Kupang, Makassar, hingga Jayapura.
Keikutsertaan mereka mencerminkan antusiasme serta harapan besar terhadap Program Sekolah Rakyat sebagai upaya menghadirkan pendidikan yang lebih terbuka dan inklusif.
Selain meninjau fasilitas, Gus Ipul juga berdialog dengan pengelola sekolah dan tenaga pendidik. Program Sekolah Rakyat sendiri telah berkembang sejak 2025 dengan 166 titik rintisan yang aktif di berbagai daerah.
Selain itu, sebanyak 104 titik Sekolah Rakyat permanen juga mulai dibangun dan ditargetkan mencapai 200 titik pada 2027. Kunjungan Gus Ipul ini menjadi langkah penting untuk memastikan peluncuran program berjalan sesuai rencana dan arahan Presiden.