ANBK SD di Jambi Terpaksa Digelar di Rumah Guru

Guru mengawasi pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (Gelombang kedua) pelajar kelas V SDN 51 Simpang Kubu Kandang di rumah salah seorang warga di Batang Hari, Jambi, Kamis (25/9/2025). Asesmen yang berlangsung selama dua hari dan diikuti sebanyak 27 siswa tersebut terpaksa dilaksanakan di rumah salah satu guru yang berjarak dua kilometer lebih dari sekolah, disebabkan buruknya jaringan internet di sekolah. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/rwa.

Seorang guru mengawasi pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (gelombang kedua) bagi siswa kelas V SDN 51 Simpang Kubu Kandang di Batang Hari, Jambi, Kamis (25/9/2025). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

Guru mengawasi pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (Gelombang kedua) pelajar kelas V SDN 51 Simpang Kubu Kandang di rumah salah seorang warga di Batang Hari, Jambi, Kamis (25/9/2025). Asesmen yang berlangsung selama dua hari dan diikuti sebanyak 27 siswa tersebut terpaksa dilaksanakan di rumah salah satu guru yang berjarak dua kilometer lebih dari sekolah, disebabkan buruknya jaringan internet di sekolah. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/rwa.

Ujian yang diikuti 27 siswa itu dilaksanakan selama dua hari di rumah salah seorang guru karena kendala jaringan internet. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

Guru mengawasi pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (Gelombang kedua) pelajar kelas V SDN 51 Simpang Kubu Kandang di rumah salah seorang warga di Batang Hari, Jambi, Kamis (25/9/2025). Asesmen yang berlangsung selama dua hari dan diikuti sebanyak 27 siswa tersebut terpaksa dilaksanakan di rumah salah satu guru yang berjarak dua kilometer lebih dari sekolah, disebabkan buruknya jaringan internet di sekolah. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/rwa.

Lokasi ujian berada sekitar dua kilometer dari sekolah. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

Seorang guru mengawasi pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (gelombang kedua) bagi siswa kelas V SDN 51 Simpang Kubu Kandang di Batang Hari, Jambi, Kamis (25/9/2025). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Ujian yang diikuti 27 siswa itu dilaksanakan selama dua hari di rumah salah seorang guru karena kendala jaringan internet. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Lokasi ujian berada sekitar dua kilometer dari sekolah. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan