Mengunjungi Desa Hantu Tempat Kekejaman Perang Dunia II

A general view shows the remains of houses damaged during WWII ahead of French President Emmanuel Macron's visit to attend a ceremony to mark the 80th anniversary of the massacre of 643 persons by Nazi German forces, in Oradour-sur-Glane, France, June 10, 2024. LUDOVIC MARIN/Pool via REUTERS

Pengunjung berjalan melewati sisa-sisa bangunan yang rusak selama Perang Dunia II di Oradour-sur-Glane, Prancis, Senin (10/6/2024).

A general view shows the remains of houses damaged during WWII ahead of French President Emmanuel Macron's visit to attend a ceremony to mark the 80th anniversary of the massacre of 643 persons by Nazi German forces, in Oradour-sur-Glane, France, June 10, 2024. LUDOVIC MARIN/Pool via REUTERS

Oradour-sur-Glane adalah desa pertanian kecil yang terletak di wilayah Prancis yang diduduki Jerman selama Perang Dunia II. Desa ini berada sekitar 412 km sebelah selatan Paris.

A general view shows the remains of houses damaged during WWII ahead of French President Emmanuel Macron's visit to attend a ceremony to mark the 80th anniversary of the massacre of 643 persons by Nazi German forces, in Oradour-sur-Glane, France, June 10, 2024. LUDOVIC MARIN/Pool via REUTERS

Pada 10 Juni 1944, desa Prancis dihancurkan oleh organisasi Nazi. Tentara membunuh 642 orang dan hanya sedikit yang selamat.  

A general view shows the remains of houses damaged during WWII ahead of French President Emmanuel Macron's visit to attend a ceremony to mark the 80th anniversary of the massacre of 643 persons by Nazi German forces, in Oradour-sur-Glane, France, June 10, 2024. LUDOVIC MARIN/Pool via REUTERS

Pascaperang, desa tersebut menjadi simbol kejahatan Jerman terhadap warga sipil.   

A general view shows the remains of houses damaged during WWII ahead of French President Emmanuel Macron's visit to attend a ceremony to mark the 80th anniversary of the massacre of 643 persons by Nazi German forces, in Oradour-sur-Glane, France, June 10, 2024. LUDOVIC MARIN/Pool via REUTERS

Desa itu tetap dilestarikan dalam keadaan hancur, dan setiap tahun pada tanggal 10 Juni diadakan upacara peringatan untuk menandai peringatan pembantaian tersebut.  

Pengunjung berjalan melewati sisa-sisa bangunan yang rusak selama Perang Dunia II di Oradour-sur-Glane, Prancis, Senin (10/6/2024).
Oradour-sur-Glane adalah desa pertanian kecil yang terletak di wilayah Prancis yang diduduki Jerman selama Perang Dunia II. Desa ini berada sekitar 412 km sebelah selatan Paris.
Pada 10 Juni 1944, desa Prancis dihancurkan oleh organisasi Nazi. Tentara membunuh 642 orang dan hanya sedikit yang selamat.  
Pascaperang, desa tersebut menjadi simbol kejahatan Jerman terhadap warga sipil.   
Desa itu tetap dilestarikan dalam keadaan hancur, dan setiap tahun pada tanggal 10 Juni diadakan upacara peringatan untuk menandai peringatan pembantaian tersebut.