Lomba Karya Ilmiah Tingkat Internasional di Semarang

Peserta mengoperasikan robot mini penanganan bencana atau SARmini buatannya saat mengikuti lomba karya ilmiah tingkat Internasional di Politeknik Negeri Semarang, Jawa Tengah, Selasa (30/4/2024). Kegiatan yang diikuti oleh 300 peserta secara luring dan daring dari tingkat SMP, SMA/SMK, Taruna hingga mahasiswa nasional serta internasional tersebut digelar hingga 2 Mei 2024 bertujuan untuk meningkatkan daya nalar, jiwa kritis, serta menumbuhkan minat inovasi riset ilmu pengetahuan pelajar Indonesia yang bisa bersaing secara global. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/aww.
Peserta menjelaskan kepada pengunjung makanan mie berprotein tinggi alternatif pencegah stunting buatannya saat mengikuti lomba karya ilmiah tingkat Internasional di Politeknik Negeri Semarang, Jawa Tengah, Selasa (30/4/2024).
Peserta mengoperasikan robot mini penanganan bencana atau SARmini buatannya saat mengikuti lomba karya ilmiah tingkat Internasional di Politeknik Negeri Semarang, Jawa Tengah, Selasa (30/4/2024). Kegiatan yang diikuti oleh 300 peserta secara luring dan daring dari tingkat SMP, SMA/SMK, Taruna hingga mahasiswa nasional serta internasional tersebut digelar hingga 2 Mei 2024 bertujuan untuk meningkatkan daya nalar, jiwa kritis, serta menumbuhkan minat inovasi riset ilmu pengetahuan pelajar Indonesia yang bisa bersaing secara global. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/aww.
Kegiatan ini diikuti oleh 300 peserta secara luring dan daring dari tingkat SMP, SMA/SMK, Taruna hingga mahasiswa nasional serta internasional.
Peserta mengoperasikan robot mini penanganan bencana atau SARmini buatannya saat mengikuti lomba karya ilmiah tingkat Internasional di Politeknik Negeri Semarang, Jawa Tengah, Selasa (30/4/2024). Kegiatan yang diikuti oleh 300 peserta secara luring dan daring dari tingkat SMP, SMA/SMK, Taruna hingga mahasiswa nasional serta internasional tersebut digelar hingga 2 Mei 2024 bertujuan untuk meningkatkan daya nalar, jiwa kritis, serta menumbuhkan minat inovasi riset ilmu pengetahuan pelajar Indonesia yang bisa bersaing secara global. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/aww.
Acara yang digelar hingga 2 Mei 2024 tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya nalar, jiwa kritis, serta menumbuhkan minat inovasi riset ilmu pengetahuan pelajar Indonesia yang bisa bersaing secara global.
Peserta menjelaskan kepada pengunjung makanan mie berprotein tinggi alternatif pencegah stunting buatannya saat mengikuti lomba karya ilmiah tingkat Internasional di Politeknik Negeri Semarang, Jawa Tengah, Selasa (30/4/2024).
Kegiatan ini diikuti oleh 300 peserta secara luring dan daring dari tingkat SMP, SMA/SMK, Taruna hingga mahasiswa nasional serta internasional.
Acara yang digelar hingga 2 Mei 2024 tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya nalar, jiwa kritis, serta menumbuhkan minat inovasi riset ilmu pengetahuan pelajar Indonesia yang bisa bersaing secara global.