Makam Pendeta Kuno Berusia 3.000 Tahun Ditemukan di Peru

An archaeologist of the Pacopampa Archaeological Project works on the site of a 3,000-year-old tomb which they believe might have honored an elite religious leader in the Andean country some three millennia ago, in Pacopampa, Peru August 26, 2023. Ministry of Culture of Peru/Handout via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. NO RESALES. NO ARCHIVES

Sebuah makam berusia 3.000 tahun yang diyakini para arkeolog dari Proyek Arkeologi Pacopampa atau merupakan penghormatan kepada pemimpin agama elit di negara Andean, di Pacopampa, Peru, Jumat (25/8/2023).  

An archaeologist of the Pacopampa Archaeological Project works on the site of a 3,000-year-old tomb which they believe might have honored an elite religious leader in the Andean country some three millennia ago, in Pacopampa, Peru August 26, 2023. Ministry of Culture of Peru/Handout via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. NO RESALES. NO ARCHIVES

Sekelompok arkeolog Jepang dan Peru menemukan makam seorang pendeta berusia 3.000 tahun di samping persembahan keramik di Peru utara.  

An archaeologist of the Pacopampa Archaeological Project works on the site of a 3,000-year-old tomb which they believe might have honored an elite religious leader in the Andean country some three millennia ago, in Pacopampa, Peru August 26, 2023. Ministry of Culture of Peru/Handout via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. NO RESALES. NO ARCHIVES

Menurut arkeolog Juan Pablo Villanueva, mumi yang ditemukan adalah salah satu pendeta pertama di Andes yang melakukan serangkaian persembahan.  

An archaeologist of the Pacopampa Archaeological Project works on the site of a 3,000-year-old tomb which they believe might have honored an elite religious leader in the Andean country some three millennia ago, in Pacopampa, Peru August 26, 2023. Ministry of Culture of Peru/Handout via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. NO RESALES. NO ARCHIVES

Tubuh bagian bawahnya sebagian tertekuk. Di sisi barat makam juga terdapat mangkuk keramik bulat kecil, spatula tulang berukir, dan sesajen lainnya. Dua anjing laut juga ditemukan dekat makam.   

An archaeologist of the Pacopampa Archaeological Project works on the site of a 3,000-year-old tomb which they believe might have honored an elite religious leader in the Andean country some three millennia ago, in Pacopampa, Peru August 26, 2023. Ministry of Culture of Peru/Handout via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. NO RESALES. NO ARCHIVES

Jenazah dan sesajen ditutupi setidaknya enam lapisan abu dan tanah. Makam itu berbentuk lingkaran, diameter tiga meter dan kedalaman satu meter (10 kaki kali 3,3 kaki).

Sebuah makam berusia 3.000 tahun yang diyakini para arkeolog dari Proyek Arkeologi Pacopampa atau merupakan penghormatan kepada pemimpin agama elit di negara Andean, di Pacopampa, Peru, Jumat (25/8/2023).  
Sekelompok arkeolog Jepang dan Peru menemukan makam seorang pendeta berusia 3.000 tahun di samping persembahan keramik di Peru utara.  
Menurut arkeolog Juan Pablo Villanueva, mumi yang ditemukan adalah salah satu pendeta pertama di Andes yang melakukan serangkaian persembahan.  
Tubuh bagian bawahnya sebagian tertekuk. Di sisi barat makam juga terdapat mangkuk keramik bulat kecil, spatula tulang berukir, dan sesajen lainnya. Dua anjing laut juga ditemukan dekat makam.   
Jenazah dan sesajen ditutupi setidaknya enam lapisan abu dan tanah. Makam itu berbentuk lingkaran, diameter tiga meter dan kedalaman satu meter (10 kaki kali 3,3 kaki).