Kemendikdasmen Canangkan Bulan Pemberdayaan Perempuan, Fokus Pendidikan-Literasi

ADVERTISEMENT

Kemendikdasmen Canangkan Bulan Pemberdayaan Perempuan, Fokus Pendidikan-Literasi

Cicin Yulianti - detikEdu
Rabu, 01 Apr 2026 10:30 WIB
Kemendikdasmen canangkan Bulan Pemberdayaan Perempuan
Kepala Badan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin. Foto: YouTube Kemendikdasmen
Jakarta -

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencanangkan Bulan Pemberdayaan Perempuan melalui pendidikan selama bulan April 2026. Hal ini dalam rangka menyambut peringatan Hari Kartini pada 21 April 2026 mendatang.

Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin, pemberdayaan perempuan sangat berkaitan dengan pendidikan, utamanya pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mencanangkan Bulan Pemberdayaan Perempuan sebagai momentum nasional sekaligus sebagai upaya kebersamaan, kolaborasi, dan sinergi tiga menteri," kata Hafidz dalam acara peluncuran yang disiarkan lewat YouTube Kemendikdasmen, Rabu (1/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penguatan Literasi-Penguatan Karakter Perempuan

Hafidz kemudian menjabarkan alasan diadakannya Bulan Pencanangan Perempuan melalui pendidikan ini. Yang pertama adalah untuk memberdayaan perempuan.

ADVERTISEMENT

Para perempuan menurutnya perlu penguatan literasi, serta penguatan nilai kebersamaan yang menjadi fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang kunggul, inklusif, dan berdaya saing.

"Kedua, penguatan pemberdayaan perempuan melalui pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah menjadi kunci dalam membangun generasi yang kunggul, cerdas, kritis, setara, dan juga berdaya," katanya.

Yang ketiga, bahasa dan sastra memiliki peran penting dalam rangka membangun medium, membentuk kesadaran, mengasah daya pikir, dan juga daya kritis. Selain itu, juga sebagai ruang refleksi dalam kontribusi perempuan dalam kehidupan sosial, pendidikan, budaya, dan kebangsaan.

"Yang keempat, momentum hari Kartini memberikan penguatan makna bahwa pemberdayaan perempuan harus dimaknai sebagai agenda pendidikan dan penguatan karakter bangsa yang hidup bukan sekadar seremoni belaka," tambah Hafidz.

Rangkaian Kegiatan di Bulan Pemberdayaan Perempuan

Selama Bulan Pemberdayaan Perempuan yang berlangsung selama April ini, Badan Bahasa Kemendikdasmen menyelenggarakan serangkaian kegiatan untuk siswa maupun guru yakni di antaranya:

β€’ Bedah buku
β€’ Lomba menulis cerpen
β€’ Lomba menulis esai
β€’ Lomba video kreatif mendongeng
β€’ Penyusunan buku antologi cerpen berbaca daerah
β€’ Sayembara cerita anak Indonesia
β€’ Siniar bertemakan Kartini
β€’ Penyusunan bahan ajar pemberdayaan perempuan
β€’ Bmbingan teknis pendidikan kecakapan kerja dan kecakapan perusahaan
β€’ Kegiatan lain.

Kemendikdasmen juga menghadirkan dialog kebangsaan dua tokoh penting, yakni Wardiman Djojonegoro (mantan Mendikbud tahun 1993-1998 ) beserta Mendikdasmen Abdul Mu'ti tentang pendidikan sebagai kunci utama pemberdayaan perempuan.




(cyu/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads