Cerita Septa Penerima KIP-K, Punya 36 Prestasi Nasional-Lulus Cumlaude dari UNY

ADVERTISEMENT

Cerita Septa Penerima KIP-K, Punya 36 Prestasi Nasional-Lulus Cumlaude dari UNY

Devita Savitri - detikEdu
Selasa, 17 Mar 2026 19:00 WIB
Septaberlianto, mahasiswa UNY yang lulus cumlaude dengan beasiswa KIP-K.
Septaberlianto, mahasiswa UNY yang lulus cumlaude dengan beasiswa KIP-K. Foto: Dok. UNY
Jakarta -

Bagi Septaberlianto, menjadi penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) punya tanggung jawab besar. Untuk itu, ia bertanggung jawab meraih segudang prestasi yang didapatkan selama berkuliah di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

"KIP-K bagi saya adalah amanah. Itu dana dari masyarakat dan negara, jadi harus saya pertanggungjawabkan dengan prestasi dan hal-hal yang bermanfaat," kata sosok yang akrab dipanggil Septa itu, dikutip Selasa (17/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Punya 36 Prestasi Nasional dan Internasional

Septa kecil punya mimpi yang besar, namun kondisi ekonomi keluarganya sempat tidak baik. Saat berkuliah, ibunya tidak bekerja dan pendapatan sang ayah belum mencukupi untuk membiayai kuliah.

Untuk itu, ia memutuskan untuk mendaftar beasiswa KIP-K karena tanggungan keluarga yang cukup banyak. Kesempatan berkuliah yang dibantu oleh negara hadir ketika pendaftaran KIP-K susulan dibuka.

ADVERTISEMENT

Ia memberanikan diri mendaftar hingga akhirnya dinyatakan lolos sebagai penerima KIP-K. Sejak saat itu, ia punya tekad kuat untuk membuktikan bahwa dana KIP-K bisa membantunya menjadi sosok yang gemilang.

"Saya mendaftar KIP-K karena memang membutuhkan untuk melanjutkan pendidikan. Kondisi keluarga saat itu belum memungkinkan jika harus membiayai kuliah secara mandiri," ujarnya.

Selama berkuliah, Septa mengikuti sekitar 70 kompetisi tingkat nasional. Dari seluruh lomba yang ia ikuti, ia berhasil membawa gelar juara di 36 kompetisi.

Tak hanya nasional, sosok yang pernah jadi Duta Literasi Kabupaten Bantul itu mengembangkan sayap ke ranah internasional. Melalui ajang Global Innovation Sprint pada Juni-Juli 2025 lalu, Septa berhasil meraih medali emas dan perak.

Hebatnya, kompetisi itu ia ikuti ketika tengah menyelesaikan skripsi. Capaian ini diapresiasi kampus dan membuatnya diundang sebagai Inspired Student dalam kegiatan PKKMB FBSB UNY 2025.

"Lombanya bersamaan dengan proses skripsi. Alhamdulillah, saya mendapatkan satu medali emas dan satu medali perak," ceritanya.

Berada di tangan yang tepat, dana KIP-K dimanfaatkan Septa tidak hanya untuk membantu meringankan UKT. Ia menggunakannya untuk menunjang kebutuhan serta pengembangan diri di organisasi, lomba, dan akademik.

Lulus Cumlaude dari UNY

Diketahui, Septa berhasil masuk ke Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNY melalui jalur SNMPTN. Ini juga menjadi capaian yang cukup membanggakan bagi sekolahnya saat itu.

Setelah menjadi penerima KIP-K, ia harus menjaga IPK-nya tetap di atas 3,50. Selain itu, Septa juga harus mampu mengelola keuangan dengan cermat dan menghadapi stigma dari sebagian masyarakat.

Kendati demikian, ia tak khawatir. Untuk menghadapi tantangan yang ada, Septa menyusun skala prioritas, berani mencoba hal baru, dan mempersiapkan fisik serta mental untuk menghadapi kehidupan sehari-hari.

Meski terkadang ada stigma dari masyarakat terkait statusnya sebagai penerima KIP-K, status ini ternyata juga membawa hal baik. Status itu sempat menjadi nilai tambah saat lolos program magang.

Penerima KIP-K dinilai sebagai sosok yang punya komitmen dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Kini, Septa telah lulus dengan predikat cumlaude dari UNY pada Februari 2026 dan berencana melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Septa juga memberikan pesan khusus bagi mahasiswa penerima KIP-K lainnya agar memanfaatkan kesempatan dengan sungguh-sungguh. Ia juga berharap ke depan program KIP-K semakin tepat sasaran dan menjangkau banyak mahasiswa yang membutuhkan, sepertinya.

"Pertanggungjawabkan dana yang diterima sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Jangan takut mencoba peluang dan rasakan manfaat dari KIP-K," pesan Septa.




(det/faz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads