Queen Gambit di Dunia Nyata, Ini Sosok GM Catur Termuda dalam Sejarah

Novia Aisyah - detikEdu
Rabu, 08 Des 2021 11:00 WIB
Judit Polgar Queen Gambit di Dunia Nyata
Foto: Screenshot CNN Sports
Jakarta - Pecinta serial catur kenamaan Netflix, Queen Gambit, pasti sudah hafal dengan kisah tokoh utamanya si Elizabeth (Beth) Harmon. Namun siapa sangka, sosok seperti Beth Harmon ini sungguhan ada di dunia nyata.

Dikutip dari CNN Sports, sosok Queen Gambit di dunia nyata ini adalah pemain catur asal Hungaria, Judit Polgar. Pada usia 12 tahun, Polgar sudah menjadi pemain top catur perempuan tingkat dunia.

Saat usianya 15 tahun, Polgar juga menyabet gelar tertinggi dalam dunia catur, Grandmaster. Ini sekaligus menobatkannya sebagai peraih gelar Grandmaster termuda saat itu.

Kisah Grandmaster Termuda dalam Sejarah

Dengan segala prestasi Polgar seperti yang disebutkan di atas, menjadi masuk akal jika dirinya dijuluki sebagai Beth Harmon di dunia nyata.

Di balik kisahnya yang luar biasa itu, Polgar ternyata mendapatkan cara didik yang unik dari ayahnya.

Ayahnya, Laszlo Polgar adalah seorang psikolog pendidikan sekaligus guru catur. Dia percaya bahwa seorang anak dapat unggul dalam hal apapun apabila didorong. Oleh karena itu, dia menerapkan home schooling pada Polgar dan kedua kakaknya.

Ayah Polgar juga mendorong anaknya untuk bermain catur secara intens dari usia dini. Ketiga anaknya ini akhirnya berlatih catur selama berjam-jam.

Pemain Catur Perempuan Satu-satunya di Top 10 Dunia

Polgar, pemain catur yang pensiun sejak 2014 ini mengatakan, pertarungannya melawan ketidakseimbangan gender lebih menantang dibandingkan Beth Harmon dalam serial Queen Gambit.

Ketidakseimbangan ini juga masih berlanjut hingga kini, di mana tidak ada perempuan yang berada di top 100 pemain catur dunia. Sehingga, Polgar tetap menjadi perempuan satu-satunya yang pernah menduduki posisi top 10.

"Ayahku percaya dari sejak awal sekali bahwa setiap anak yang sehat adalah jenius potensial. Dia ingin membuktikannya, dia ingin menciptakan lingkungan di mana kami seakan adalah anak laki-laki. Dan dia juga percaya bahwa kami bisa mencapai maksimum atau setidaknya hasilnya sama dengan seandainya kami laki-laki," jelas Polgar.

Menurut Polgar, yang dapat dilakukan di masa depan adalah mengubah pola pikir orang tua. Mereka dapat menerapkan tujuan yang sama pada anak perempuan, sebagaimana pada anak laki-laki.

Pemain catur terbaik laki-laki, Magnus Carlsen, pernah mengatakan hal senada sebelum dia mempertahankan posisinya di Dubai. Dia mengatakan pada CNN Sports bahwa, adalah suatu kesalahan jika mengatakan anak perempuan tidak bisa unggul dalam olahraga catur dan anak laki-laki didorong untuk bermain lebih banyak.

Selain Polgar, catatan mengenai GM catur termuda dalam sejarah juga ditorehkan oleh Abhimanyu Mishra asal New Jersey dan Sergey Karjakin asal Rusia. Dalam hal ini, Mishra adalah remaja yang patahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Karjakin.

Dikutip dari CNN Indonesia, Mishra memperoleh gelar GM pada saat usianya 12 tahun 4 bulan 25 hari. Sementara, Karjakin menyabet gelar tersebut saat usianya 12 tahun 7 bulan.

Mishra sendiri diumumkan sebagai GM catur termuda pada Juli 2021 lalu melalui akun Twitter International Chess Federation (FIDE). Untuk mencapai gelar ini, seorang pemain catur harus mencapai tiga norma grandmaster, yaitu penghargaan tertinggi berbagai turnamen catur, peringkat yang diatur kompetisi catur internasional, dan Elo di atas 2500.



Simak Video "Sutradara Buka Suara soal 'Squid Game 2' dan 'Squid Game 3'"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia