Tips Lolos Program Magang Bersertifikat Ala Peserta Batch 1

Kristina - detikEdu
Sabtu, 04 Des 2021 11:35 WIB
Ambar Octiva, salah satu peserta MSIB Kemendikbudristek.
Foto: Tangkapan layar/YouTube Ditjen Diktiristek
Jakarta - Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) akan dibuka untuk batch 2. Pendaftaran terbuka bagi mahasiswa di seluruh perguruan tinggi Indonesia.

MSIB merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kementerian, Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang diluncurkan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Program ini memberikan banyak keuntungan bagi mahasiswa. Mulai dari mendapatkan pengalaman profesional, peningkatan soft skill dan hard skill, hingga uang saku. Keikutsertaan mahasiswa dalam MSIB juga dapat dikonversikan ke dalam 20 SKS.

Magang akan berlangsung selama 1-2 semester penuh di perusahaan yang diakui Kemendikbudristek. Di akhir program, akan ada sertifikat kompetensi yang diberikan oleh perusahaan kepada mahasiswa.

Tips Lolos Magang Bersertifikat

Proses seleksi magang dilakukan oleh perusahaan mitra secara langsung. Untuk dapat lolos dalam seleksi, ada beberapa hal yang bisa dipersiapkan oleh mahasiswa. Melansir dikti.kemdikbud.go.id, mahasiswa perlu mengenali value, passion, dan keahlian diri. Hal tersebut dapat dilakukan dengan self assessment, refleksi diri, eksplorasi diri dan feedback dari orang terdekat yang kompeten.

Mahasiswa Universitas Negeri Semarang, Ambar Octiva, juga berbagi tips agar lolos dalam seleksi MSIB. Ambar sendiri merupakan peserta MSIB batch 1 yang berkesempatan untuk magang di Kompas Gramedia.

Ambar magang di divisi Public Relations meskipun dirinya merupakan mahasiswa jurusan Pendidikan Sosiologi dan Antropologi. Menurutnya, program magang ini tidak mengharuskan program studi mahasiswa linear dengan bidang yang diberikan oleh perusahaan atau industri.

Salah satu tips yang diberikan Ambar adalah dengan memanfaatkan teknologi. Dia bercerita, sejak semester 1-3 dia tidak mengikuti kegiatan organisasi apapun. Dia kemudian bertekad untuk mengikuti program magang bersertifikat walaupun pada awalnya masih ragu. Ambar kemudian banyak belajar melalui media sosial Tiktok yang edukatif.

"Di situ saya mulai memanfaatkan teknologi guna untuk mengembangkan diri saya. Jadi mulai magang sebenarnya saya khawatir bagaimana ya jika nanti saya di dunia kerja bertemu orang baru saya tidak bisa melakukan hal-hal apapun," ucapnya.

"Tapi di sini saya menyiasatinya dengan menggunakan Tiktok. Nah, di Tiktok itu kita bisa menggunakan benar-benar untuk belajar yang maksimal di situ meskipun kita hanya rebahan atau di rumah saja," lanjutnya.

Ambar mengatakan banyak belajar dari salah satu akun edukatif. Akun tersebut membagikan tips penulisan CV, cara berbicara dengan atasan yang baik, hingga cara untuk menolak dengan bahasa yang baik.

Nah, itulah tips agar lolos program magang bersertifikat dari Kemendikbudristek. Pada intinya, Ambar menekankan bahwa komunikasi harus dikembangkan dengan baik.

Simak Video "Eksploitasi Anak Magang Kerja Sampai Jam 2 Pagi"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia