Hadiri Puncak Maulid Nabi di Pekalongan, Boy Rafli Minta Pemuda Bijak Bersosmed

Robby Bernardi - detikEdu
Minggu, 14 Nov 2021 20:48 WIB
Kepala BNPT hadiri puncak peringatan Maulid Nabi di Kota Pekalongan
Foto: Robby Bernardi/detikcom
Kota Pekalongan - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Boy Rafli Amar, Minggu (14/11/2021), menghadiri acara puncak Maulid Nabi, di Gedung Kanzus Sholawat di Jalan Dr Wahidin, Poncol, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Boy Rafli, mengajak generasi muda untuk bijak dalam bersosial media. Kepala BNPT ini juga mengajak para ulama untuk terus tebarkan kebaikan di sosial media, untuk menangkal penyebaran paham radikal.

"Media sosial yang mayoritas digunakan oleh generasi milenial atau generasi Z, harus diisi dengan dakwah kebaikan, bahwa kita umat Islam, adalah umat washathiyah (moderat) yang menyadari keteladanan di tengah umat lainnya," kaya Boy Rafli.

Kepala BNPT hadiri puncak peringatan Maulid Nabi di Kota PekalonganKepala BNPT hadiri puncak peringatan Maulid Nabi di Kota Pekalongan Foto: Robby Bernardi/detikcom

Menurut Boy, selama ini media sosial kerap menjadi sarana untuk melakukan propaganda yang membuat aksi radikal dan terorisme seolah-olah benar baik dalam skala nasional maupun internasional. Hal ini harus diwaspadai oleh semua pihak. Pihaknya juga meminta agar generasi muda, agar tidak mudah terhasut ajakan yang menyimpang.

"Kepada generasi muda, jangan mudah menerima ajakan-ajakan tentang ilmu yang menyesatkan, yang mengadu domba dan memecah belah bangsa kita", ucapnya.

Ia juga mengajak seluruh komponen masyarakat, baik ulama maupun umara untuk berlomba-lomba mencari kebaikan dalam merawat kemerdekaan bangsa Indonesia yang telah didapatkan melalui jasa para pahlawan, termasuk jasa para alim ulama.

Sementara itu, acara puncak Maulid Nabi pada Minggu (14/11/2021) di Gedung Kanzuz Sholawat Habib Luthfi bin Yahya, juga dilakukan doa bersama untuk kebaikan Bangsa Indonesia, agar segera bebas dari Virus Corona.

Ketua panitia, Asip Kholbihi, dalam pidatonya, menyebut, acara Maulid Nabi ditengah PPKM Level 2 di Kota Pekalongan tersebut, sedianya hanya mengundang 300 undangan. Namun, antusias warga untuk datang dan berdoa bersama, begitu tinggi.

"Kami juga mohon maaf jika ada penyelenggaraan (Maulid Nabi), masih situasi PPKM. Kita saling menjaga dan tujuan kita memperingati maulid mendapatkan manfaatnya dan berdoa untuk negeri ini," kata Asip.

"Sekretaris umum (panitia penyelenggara), mengundang hanya 300 saja. Namun yang datang banyak, untuk ikut andil berdoa juga. Hari ini adalah puncak acara, apabila kurang berkenan saya minta maaf," tambah Asip Kholbihi.

Dalam acara tersebut juga Habib Luthfi bin Yahya, memimpin langsung doa bersama untuk kebaikan Indonesia.

Sebelumnya, serangkaian kegiatan dilakukan dalam rangka Maulid Nabi yang digelar di Gedung Kanzuz Sholawat, yakni nikah massal yang diikuti 9 pasang pengantin, pada Jumat (12/11/2021), sedangkan pada Sabtu (13/11/2031) dilakukan Kirap Merah Putih.

Simak Video "Melihat Tradisi Berebut Telur untuk Meriahkan Maulid Nabi di Polman"
[Gambas:Video 20detik]
(erd/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia