Hyundai Engineering Mau Bangun Infrastruktur E-Learning di Balikpapan

Sponsored - detikEdu
Jumat, 22 Okt 2021 16:01 WIB
adv hyundai
Foto: Hyundai Engineering
Jakarta - Hyundai Engineering akan membangun infrastruktur pendidikan e-learning di Balikpapan, Indonesia. Pembangunan ini dilakukan melalui program 'Hello E-Dream Project', sebuah proyek tiga tahun untuk meningkatkan lingkungan pendidikan setempat.

Hyundai Engineering mengumumkan pada tanggal 14 Oktober 2021, telah menandatangani perjanjian antara Indonesia dan Korea untuk promosi proyek ini secara resmi.

President of Hyundai Engineering Changhak Kim, mengatakan New Hope School No. 11' akan sangat bermakna karena menyediakan program pendidikan yang penting di daerah setempat dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan LSM profesional dari tahap awal program.

"Kami akan terus melakukan yang terbaik untuk berkontribusi dalam memecahkan masalah sosial di negara-negara luar negeri," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/10/2021).

'Hello E-Dream Project' di Balikpapan, Indonesia, akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan instansi pemerintah daerah dan LSM global perlindungan hak anak 'Good Neighbors'. Program ini merupakan salah satu aktivitas primer Hyundai Engineering dalam memberikan kontribusi sosial di luar negeri.

Program ini juga sangat berguna karena akan mendukung terwujudnya infrastruktur pendidikan e-learning yang praktis dan berkelanjutan, meningkat dari aktivitas-aktivitas sebelumnya yang lebih fokus pada kegiatan penunjang fisik seperti pembangunan baru, perluasan, dan renovasi sarana pendidikan.

Seiring dengan munculnya kebutuhan akan pendidikan e-learning akibat pandemi COVID-19, 'New Hope School No.11', akan dimungkinkan untuk menyediakan infrastruktur pendidikan e-learning bagi 7.800 orang siswa, warga, guru, dan orang tua yang lebih sistematis dan terlokalisasi.

Pertama, Hyundai Engineering akan menyediakan program pelatihan yang sistematis tentang metode pendidikan menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk 150 guru setempat, dan mendukung pengembangan konten program e-learning yang disesuaikan dengan kurikulum untuk dua mata pelajaran, yaitu bahasa dan matematika.

Komite yang terdiri dari 15 guru akan dibentuk di setiap daerah untuk mengembangkan konten e-learning dan berbagi pengetahuan tentang metode pendidikan menggunakan TIK.

Selanjutnya, dengan merombak lima sekolah di Balikpapan, Hyundai Engineering akan menyediakan ruang kelas khusus yang dilengkapi dengan peralatan pendidikan mutakhir seperti tablet dan komputer laptop untuk memfasilitasi pendidikan e-learning, yang merupakan upaya luar biasa untuk memaksimalkan keberlanjutan infrastruktur pendidikan e-learning.

Untuk meningkatkan aksesibilitas infrastruktur pendidikan e-learning bagi penduduk setempat, tiga pusat komunitas e-learning akan didirikan sehingga anak-anak, orang tua, dan penduduk setempat dapat dengan bebas mengunjungi pusat e-learning dan menggunakan perangkat online.

Komite orang tua dan guru di setiap daerah akan dibentuk untuk mengkoordinir pengembangan program e-learning, memelihara dan mengelola pusat komunitas e-learning. Selain itu, Hyundai engineering akan mengadakan kegiatan khusus untuk keluarga seperti dukungan psikologi, emosional dan pendidikan literasi dasar untuk meningkatkan kesadaran terhadap sistem e-learning.

Mempertimbangkan pasokan listrik juga merupakan faktor penting dalam penyediaan infrastruktur pendidikan e-learning, sistem listrik berbasis tenaga surya yang ramah lingkungan direncanakan untuk diterapkan pada pusat komunitas e-learning. (Tagsite/Feri Tekno)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia