Hari Santri Nasional 2021, Afi Ahmad Ridlo Cicip Jadi Menteri Sehari

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Kamis, 21 Okt 2021 16:00 WIB
Afi Ahmad Ridlo Jadi Menag Sehari
Foto: Dok. Kemenag/Hari Santri Nasional 2021, Afi Ahmad Ridlo Cicip Jadi Menteri Sehari.
Jakarta - Hari Santri Nasional 2021 jatuh pada Jumat, (22/10/2021) besok. Untuk meramaikannya, Kementerian Agama (Kemenag) membuka kompetisi dengan tajuk Sayembara Santri Sehari Menjadi Menteri. Santri asal Probolinggo Afi Ahmad Ridlo berhasil lolos dalam kompetisi ini.

Ridho, begitu dia kerap disapa, merupakan santri dari pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. Rencananya, ia akan melewati beberapa prosesi kegiatan santri menjadi menteri sehari dan diundang secara langsung ke kantor pusat Jakarta, hari ini (21/10/2021).

"Rencananya, Ridho beserta para pendampingnya akan diundang ke Jakarta dan mengikuti prosesi sebagai Santri Sehari Menjadi Menteri pada 21 Oktober mendatang dengan berbagai rangkaian aktivitas yang telah disusun panitia Peringatan Hari Santri 2021," kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani, dikutip dari situs Kemenag, Kamis (21/10/2021).

Ditemani sang guru Ustaz Ahmad Khoisol SP dalam keberangkatan ke Jakarta, Ridho mengaku tidak pernah berekspektasi dalam memenangkan kompetisi tersebut. Ia mengatakan hanya mengandalkan kepercayaan diri dalam mengharumkan nama pondok pesantrennya.

"Saya jujur dari awal tidak berekspektasi untuk memenangkan sayembara ini. Namun, saya percaya diri dengan gagasan yang saya ajukan yaitu tentang pemberdayaan alumni pesantren," kata Ridho yang dilansir melalui situs resmi Pondok Pesantren Nurul Jadid.

Sebelumnya, ada 140 peserta yang ikut dalam kompetisi ini. Dari 140 peserta, terpilih 3 peserta terbaik dengan Ridho salah satunya. Mereka dipilih setelah melalui berbagai tahapan seleksi. Mulai dari penjurian hingga wawancara yang ketat oleh dewan juri di Jakarta pada 17 Oktober 2021 lalu.

Pemenang dari kompetisi santri menjadi menteri lainnya diketahui akan ikut serta dalam mendampingi Afi di kantor Kemenag. Para santri pemenang kompetisi edisi Hari Santri Nasional 2201 tersebut di antaranya,

  • Pemenang terbaik 2:
    Ghufron Ihsan (Pesantren Al-Muhajirin III, Purwakarta)
  • Pemenang terbaik 3:
    Nur Winda (Pesantren DDI As-Salman Allakuang, Sidrap)

Menurut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, program ini membawa tujuan untuk memberikan kesempatan dan pengalaman bagi para santri. Terutama kesempatan dalam memimpin dan menjadi pemimpin di masa mendatang.

Pasalnya, kata Yaqut, para santri juga memiliki porsi dan peran tersendiri dalam memperjuangkan kemerdekaan sejak dahulu kala.

"Sejarah telah membuktikan peran dan kontribusi para santri, baik sejak sebelum kemerdekaan, perjuangan meraih kemerdekaan, bahkan hingga sekarang. Bahkan para pemimpin bangsa juga berasal dari kalangan santri," kata dia.

Santri Sehari Menjadi Menteri merupakan kompetisi yang memberikan kesempatan secara terbuka kepada santri pesantren untuk belajar kepemimpinan dan tata kelola organisasi kementerian, sekaligus mendapatkan pengalaman sehari menjadi Menteri Agama.

Peringatan Hari Santri Nasional 2021 dan tahun sebelumnya diatur dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 20 Tahun 2015. Untuk memperingatinya, Kemenag membuka ajang kompetisi bagi santri dan masyarakat umum tentang karya dan inovasi bertema kepesantrenan dengan tajuk kegiatan Sayembara Santri Siaga Jiwa Raga.

Selain Santri Sehari Menjadi Menteri, beberapa kompetisi yang dibuka sebelumnya adalah VAKSIN (Video Aksi Kiai-Santri Indonesia), Surat Santri dan juga Challenge Selamat Hari Santri untuk meramaikan peringatan tersebut.

Wah, keren ya detikers!

Simak Video "Menag Terima Hibah Aset Koruptor dari KPK: Buat Madrasah atau KUA"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia