Solid! Bantu Kawan Bisa Kuliah Online, Satu Kelas di NTT Patungan Beli HP

Novia Aisyah - detikEdu
Sabtu, 16 Okt 2021 08:40 WIB
Hand phone. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi Foto: Dikhy Sasra
Jakarta -

Kuliah online memiliki beragam sisi cerita. Baru-baru ini, kisah haru nan inspiratif tentang kuliah online sedang viral di jagat TikTok.

Beredarnya kisah inspiratif ini berawal ketika akun TikTok @yenliu_ membagikan cerita di mana satu kelas mahasiswa di Nusa Tenggara Timur (NTT), patungan untuk membeli handphone untuk salah satu teman mereka.

Kawan mereka ini tak dapat mengikuti kuliah online karena tidak memiliki smartphone yang bisa dipakai. Peristiwa tersebut berlokasi di Universitas Timor, NTT. Para mahasiswa yang menggagasnya berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, program studi Ekonomi Manajemen.

Pemilik akun @yenliu_, Anggelina Ivana Liu, mengaku bahwa inisiatif untuk patungan tersebut memang datang dari mereka sendiri. "Ada dari teman-teman yang berinisiatif untuk membelikannya HP," kata perempuan yang akrab disapa Yen ini saat dihubungi detikedu ,Kamis (14/10/2021).

Satu-satunya alasan mereka memberikan sebuah ponsel adalah agar teman mereka bisa kuliah online dan tidak absen lagi. Pria yang mendapatkan ponsel tersebut, Wilfridus Tana Usfinit, mengakui terharu saat mendapatkan hadiah handphone dari teman-temannya.

"Waktu itu sangat terharu sampai menangis," kata Wilfridus saat dihubungi secara terpisah pada Jumat (15/10/2021). Wilfridus menyetujui untuk dimintai konfirmasi dan ceritanya ini dimuat.

Wilfridus mengakui dirinya sebetulnya beberapa waktu lalu memiliki sebuah ponsel, kendati juga dipergunakan seluruh anggota keluarga di rumah.

Namun, suatu saat di liburan semester 4, handphone lamanya rusak ketika dipakai sang adik. "Waktu itu pas adik mengerjakan tugas, ponsel itu jatuh. Pada waktu itu tidak bisa diperbaiki," katanya.

Akibat ponselnya rusak ini, dia tidak mendapatkan informasi terkait perkuliahan, baik itu mengenai tugas, ujian, maupun ada-tidaknya kelas. Wilfridus hanya mengetahui informasi soal tugas ketika ada dirinya ikut kuliah tatap muka.

Di kampusnya, kuliah online sudah berlaku sejak awal pandemi COVID-19, tetapi dilakukan dengan sistem bergantian. Terkadang perkuliahan dilakukan secara daring dan terkadang luring.

Disebabkan ponselnya rusak, Wilfridus harus datang ke kampus tiap jam 7 pagi dan dia hanya bisa ikut sesi kuliah luring. Terkadang, dia juga bertanya ke teman kuliah yang sekaligus tetangga.

Yen menyebutkan bahwa hasil patungan pada Sabtu (09/10/2021) lalu, dibelikan sebuah ponsel Realme C11 sesuai dana yang terkumpul. Mereka memberikan handphone tersebut pada Wilfridus pada Rabu (13/10/2021). Selain kawan sekelasnya, Yen pun menyatakan ada dosen yang ikut menyumbang dana.

Yen menambahkan, kini dia dan teman-teman juga tengah membuka donasi untuk membeli sebuah laptop bagi kawannya itu.

Meski mengaku kuliah online-nya sekarang sudah lebih lancar berkat teman-temannya, Wilfridus berujar bahwa dirinya selama ini mengerjakan tugas di warung internet (warnet).



Simak Video "Siswa SMP di Makassar Akan Mulai Simulasi Belajar Tatap Muka"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia