Mahasiswa IPB Buat Inovasi Pakan Ternak, Bisa Naikkan Produktivitas Sapi Perah

Novia Aisyah - detikEdu
Rabu, 04 Agu 2021 09:00 WIB
Warga Padukuhan Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman mulai mengevakuasi ternak yaitu sapi perah usai status siaga.
Foto: Tim detikcom/Mahasiswa IPB Buat Inovasi Pakan Ternak, Bisa Naikkan Produktivitas Sapi Perah
Jakarta - Beberapa mahasiswa IPB University yang tergabung dalam tim BISCOW menciptakan inovasi pakan ternak untuk meningkatkan produktivitas susu sapi perah. Pakan ternak tersebut diharapkan sebagai imunomodulator dan peningkat kandungan asam linoleat serta omega-6 pada susu sapi.

Inovasi dari Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) IPB University ini hadir dengan nama BISTART (Biscow Start-Up). Sebetulnya ide mengenainya sudah dirancang sejak 23 Desember 2020 dan mulai direalisasikan 1 Juni 2021 dengan dana hibah Kemendikbudristek.

Dalam penelitiannya, tim BISCOW bekerja sama dengan Laboratorium Industri Pakan Ternak IPB University sebagai tempat produksi. Pakan ternak yang diproduksi oleh tim BISCOW mempunyai empat keunggulan, yaitu:

1. Menjaga kekebalan imun sapi perah

2. Meningkatkan produktivitas susu sapi perah

3. Meningkatkan kualitas susu yang tinggi asam linolenat dan omega-6

4. Menjaga sistem pencernaan sapi perah

Salah satu peternak yang pernah mencoba inovasi mahasiswa IPB University ini adalah Ketua Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Kabupaten Grobogan untuk periode 2020-2025 bernama Ilham. Menurut Ilham inovasi tersebut sangat membantu peternakan desa. Pasalnya, nutrisi dan harga yang terjangkau.

"Pakan ini sangat bagus untuk peternak desa, kandungan nutrisi yang banyak dengan harga yang terjangkau akan memudahkan peternak desa dalam meningkatkan usaha peternakannya," ujar dia dalam keterangan tertulis yang diterima detikEdu (03/08/2021).

Adapun, bahan baku pakan sapi perah inovasi BISCOW ini terbuat dari biomassa jagung, molasses, bungkil jintan hitam, probiotik, gaplek, sargassum, dan CPO. Sebagai rincian, ini dia manfaat masing-masing manfaat bahan tersebut:

1. Biomassa jagung melindungi kandungan nutrisi dari degradasi rumen.

2. Probiotik yang digunakan adalah Bacillus sp. dan S. cerevisiae. Keduanya bermanfaat bagi pencernaan serta sistem imun ruminansia atau hewan pemamah biak.

3. Molasses meningkatkan palatabilitas.

4. Bungkil jintan hitam memiliki protein kasar, omega-6 yang tinggi, asam linoleat, dan senyawa bioaktif thymoquionone yang berperan sebagai imunomodulator atau pengatur sistem kekebalan tubuh.

5. Sargassum mengandung kadar mineral dan antioksidan yang tinggi. Maka, bahan ini baik untuk kesehatan ruminansia atau hewan pemamah biak.

Sargassum juga dapat menghambat kerusakan yang disebabkan radikal bebas pada produk pakan yang mengandung minyak.

6. Gaplek yang terbuat dari singkong dan dijadikan tepung dapat menjadi sumber energi.

7. Crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mengandung beta karoten yang tinggi. Ia juga berfungsi menjaga kadar air produk tetap sama, sehingga tidak terlalu kering atau terlalu lembap.

Simak Video "Pengalaman Seru Memerah Sapi Secara Langsung, Boyolali"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia