Keren! Festival Jalur Rempah Akan Telusuri 13 Titik dengan KRI Dewaruci

Anatasia Anjani - detikEdu
Selasa, 11 Mei 2021 21:00 WIB
KRI Dewaruci di Makassar, KRI Dewaruci
KRI Dewaruci yang dilibatkan dalam program Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah (Foto: Ibnu Munsir)
Jakarta - Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut menggelar program Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah.

Muhibah budaya ini dalam bentuk pelayaran menggunakan kapal latih KRI Dewaruci dengan tujuan napak tilas jalur rempah nusantara.

Kapal ini direncanakan mengarungi samudera menyusuri 13 titik rempah yakni Banda Neira, Ternate, Makassar, Banjarmasin, Bintan, Medan, Lhokseumawe, Padang, Banten, Jakarta, Semarang, Benoa, dan Surabaya.

Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Restu Gunawan mengatakan muhibah ini merupakan upaya menguatkan jati diri bangsa, mengenal kearifan budaya setempat, dan merayakan ketersambungan budaya jalur rempah.

Pelayaran yang ditandai dengan Festival Jalur Rempah juga akan mengangkat kekayaan alam dan budaya masing-masing titik singgah dirajut dari elemen budaya berupa seni, kriya, kuliner, ramuan, wastra, dan kesejarahan.

"Sekaligus untuk menyiapkan Jalur Rempah sebagai Warisan Dunia (World Heritage) dalam memperkuat diplomasi Indonesia dan meneguhkan sebagai poros maritim dunia," ujar Restu dalam keterangan tertulis pada wartawan, Selasa (11/5/2021).

Rempah-rempah pernah mengharumkan Nusantara. Negeri ini pernah menjadi pemain penting dan pemasok utama dalam perdagangan dunia, jauh sebelum bangsa Eropa melakukan aktivitas perdagangan di Asia Tenggara.

Begitu pentingnya rempah-rempah bagi kehidupan manusia, sehingga menjadi komoditas utama yang mampu mempengaruhi kondisi politik, ekonomi, maupun sosial budaya dalam skala global.

Jalur Rempah terbentuk akibat dari banyaknya peradaban yang saling berinteraksi. Jalur globalisasi Nusantara ini menjelma sebagai ruang silaturahmi antarmanusia lintas bangsa sekaligus sarana pertukaran dan pemahaman antarbudaya yang dipertemukan oleh laut, samudera, dan sungai.

Jumlah peserta Muhibah Budaya Jalur Rempah setiap koridor pelayaran sebanyak 125 orang yang terdiri dari awak TNI AL KRI Dewaruci 80 orang, perwakilan provinsi 34 orang, pendamping/mentor 6 orang, dan media 5 orang.

Simak Video "Update KRI Nanggala, Bodi Terpisah-Jarak ke Titik Kedaruratan 47 Meter"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia