Per 28 Maret 2026 lalu, pemerintah Indonesia resmi menerapkan aturan pembatasan media sosial (medsos) untuk anak di bawah usia 16 tahun. Anak-anak ini tidak bisa mengakses berbagai medsos yang dinilai rentan, seperti TikTok, Instagram, YouTube, hingga gim Roblox.
Terkait peraturan ini, Roblox Corporation menyatakan akan mengikuti arahan pemerintah Indonesia. Mereka menyatakan telah melakukan pengecekan seluruh akun pengguna.
Di Indonesia, untuk bisa mengakses gim, akun pengguna berusia di bawah 16 tahun perlu perlu mendapat persetujuan orang tua yang terverifikasi (verified parental consent/VPC). Apabila, akun belum diverifikasi oleh orang tua atau wali, anak tidak bisa mengakses fitur pesan atau memainkan gim dengan rating Moderete ke atas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berdasarkan kriteria seleksi yang ditetapkan Roblox, para pengguna yang berusia di bawah 16 tahun dan telah menjalani proses pengecekan akan tetap dapat mengakses kebanyakan gim favoritnya," kata Roblox dalam keterangan tertulis dikutip, Kamis (16/4/2026).
Luncurkan Akun Berbasis Usia
Roblox menyatakan pihaknya terus bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) Indonesia dan berkomitmen ingin menciptakan ruang daring yang positif. Terbaru, mereka tengah mengusulkan sistem akun berbasis usia ke Komdigi.
Sistem ini disebut dengan Roblox Kids untuk pengguna berusia 5-12 tahun dan Roblox Select bagi anak 13-15 tahun. Adapun perbedaan keduanya yakni:
Roblox Kids
Pengguna Roblox Kids harus melakukan pengecekan usia berbasis verifikasi wajah dan mendapat persetujuan dari orang tua yang terverifikasi. Akun Roblox Kids akan hanya bisa mengakses berbagai fitur berikut:
- Mengakses gim dengan label konten Minimal atau Mild, serta telah melalui proses seleksi dalam tiga tahap.
- Semua mode komunikasi tidak dapat diakses secara bawaan.
- Desain akun memiliki warna unik di keseluruhan aplikasi.
Roblox Select
Sama seperti Roblox Kids, pengguna Roblox Select juga harus melakukan pengecekan usia berbasis verifikasi wajah dan mendapat persetujuan dari orang tua yang terverifikasi. Fitur yang dapat diakses adalah:
- Mengakses gim dengan label maksimal Moderate.
- Hanya dapat mengobrol dengan teman terpercaya yang disetujui orang tua.
- Desain akun memiliki warna unik yang menandakan bila itu adalah akun Roblox Select.
Akun Roblox Kids akan secara otomatis menjadi akun Roblox Select saat pengguna mencapai usia 13 tahun. Hal itu juga berlaku bagi Roblox Select yang akan berubah menjadi akun Roblox standar bila pengguna mencapai 16 tahun.
Jika pengguna belum menyelesaikan tahap pengecekan usia berbasis verifikasi wajah, mereka hanya akan bisa bermain gim di kategori Minimal dan Mild, serta sarana komunikasi tidak bisa diakses.
Sarana Kontrol Orang Tua
Selain menghadirkan Roblox Kids dan Roblox Select, Roblox juga melakukan pembaruan pada sarana kontrol orang tua yang semakin diperluas. Orang tua bisa mengatur penggunaan Roblox anak dalam satu beranda yang terpadu.
"Struktur ini dirancang untuk memberikan orang tua kontrol yang lebih presisi terkait gim maupun teman-teman yang berinteraksi dengan anaknya," ungkap Roblox.
Secara rinci, fitur kontrol orang tua dapat berguna untuk:
- Mengelola rating konten gim yang dimainkan anak.
- Memblokir gim individual hingga anak berusia 15 tahun kecuali diberikan akses.
- Orang tua dapat mengelola pengaturan fitur chat hingga anak berusia 15 tahun.
- Manajemen waktu bermain anak.
- Memberikan batasan kepada anak agar tak mengakses fitur belanja.
Chief Safety Officer Roblox, Matt Kaufman mengakui tidak ada sistem yang sempurna. Namun, sistem yang menyesuaikan akun pengguna dirancang untuk membantu orang tua untuk memastikan anak mendapatkan pengalaman bermain gim sesuai usia mereka.
"Dengan peluncuran Roblox Kids dan Roblox Select, kami mengubah cara pemain menemukan hingga memainkan gim di platform kami secara fundamental. Keamanan bukanlah fitur yang statis, melainkan sebuah proses yang terus berkembang seiring pertumbuhan anak," tandasnya.
(det/nah)











































