Inilah Suku Dinka, Keturunan Orang Tertinggi di Dunia dengan Rerata 1,8 Meter

Inilah Suku Dinka, Keturunan Orang Tertinggi di Dunia dengan Rerata 1,8 Meter

Rahma Harbani - detikEdu
Sabtu, 03 Sep 2022 15:03 WIB
Sudan Selatan
Ilustrasi penduduk Sudan Selatan yang berpostur tinggi. (Getty)
Jakarta -

Suku Dinka dikenal sebagai suku dengan postur tubuh tertinggi di Afrika, bahkan di dunia bersamaan dengan suku Tutsi asal Rwanda. Sayangnya, tinggi tubuh mereka terus mengalami penurunan usai konflik berkepanjangan.

Salah satu tokoh terkenal yang berasal dari suku ini adalah seorang pemain basket NBA bernama Manute Bol. Ia memiliki postur tinggi mencapai 2,3 meter.

Mengenal Suku Dinka

Melansir Britannica Encyclopedia, orang-orang suku Dinka banyak mendiami sekitaran Sungai Nil di Sudan Selatan. Bahkan, sekitar 35,8 persen penduduk Sudan Selatan adalah orang Dinka.

Pada awal abad ke-21, warganya banyak membentuk kelompok yang terdiri dari 1 ribu hingga 30 ribu orang berdasarkan wilayah, bahasa, dan budaya. Sejumlah kelompok yang paling terkenal adalah Agar, Aliab, Bor, Rek, Twic (Tuic, Twi), dan Malual.

Orang-orang Dinka mayoritas hidup menjadikan sektor pertanian sebagai mata pencaharian utama. Sebab itulah, kebutuhan hidup sehari-hari mereka bergantung pada hasil pertanian seperti hasil ternak.

Tinggi Rata-rata Capai 1,8 Meter

Suku Dinka disebut sebagai keturunan etnis Nilotic yang dinilai memiliki postur tubuh tertinggi dibandingkan keturunan lainnya. Hal ini terbukti dari hasil survei yang dilakukan pada tahun ke tahun.

Pada 1953-1954, Roberts dan Bainbridge meneliti tinggi badan rata-rata penduduk Dinka dengan sampel 52 orang Dinka Agaar dan 227 orang Dinka Ruweng. Hasilnya, tinggi rata-rata orang suku Dinka mencapai 1,82 meter hingga 1,81 meter.

Tahun 1995, pengukuran kembali dilakukan pada pria Dinka yang mengungsi di Ethiopia. Hasilnya yang diterbitkan dalam Jurnal Medis Ethiopia menyebutkan, rata-rata tinggi badan mereka mencapai 1,76 meter.

Mengutip studi yang dilakukan Eveleth dan Tanner dari Cambridge University, orang-orang Dinka juga kemudian dinobatkan sebagai komunitas dengan badan tertinggi di dunia pada 1976. Bahkan diketahui, mereka disebut memiliki badan ramping dan kuat.

Usut punya usut, ilmuwan meyakini, hal tersebut didukung oleh kebiasaan orang suku Dinka. Mereka terbiasa mengonsumsi makanan berkalori rendah yang banyak ditemukan pada produk susu, biji-bijian, dan daging.

Penurunan Tinggi Badan

Berdasarkan hasil pengukuran rata-rata tinggi badan suku Dinka dapat terlihat bahwa terjadi penurunan dari tahun 1954 dan 1995. Hal ini pun diamini oleh penelitian terbaru yang dilakukan pada pria Dinka.

Studi menyebut, penurunan rata-rata tinggi badan ini lantaran dianggap dari dampak kurang nutrisi dan konflik berkepanjangan bagi masyarakat Sudan Selatan. Mereka telah puluhan tahun bertahan dalam kondisi perang saudara dengan Sudan yaitu pada periode 1955-1972 kemudian perang kedua pecah pada 1983-2005.

Sebab itulah, mengutip laman Guinness World Records yang dilihat Sabtu (3/9/2022), suku Tutsi atau Watussi dari Rwanda dan Burundi, Afrika tengah sebagai suku dengan postur tubuh tertinggi di dunia. Rata-rata tinggi badan pemudanya mencapai hingga 1,83 meter.



Simak Video "Ratusan Ribu Orang Mengungsi Akibat Dampak Banjir di Sudan"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia