Bacaan Dzikir Setelah Salat Fardhu Sesuai Sunnah Rasulullah

Kristina - detikEdu
Minggu, 05 Des 2021 18:00 WIB
ilustrasi berdoa
Foto: Ilustrasi Denny Putra/detikcom
Jakarta - Dzikir atau mengingat Allah merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam. Dzikir dapat dilakukan setelah salat fardhu, baik pagi maupun petang.

Dzikir berasal dari bahasa Arab dzakara-yadzkuru-dzikran yang artinya mengingat atau menyebut. Adapun, menurut istilah, dzikir merupakan komunikasi yang dilakukan seorang hamba kepada Allah SWT untuk selalu mengingat dan tunduk terhadap perintah-Nya.

Perintah dzikir kepada Allah SWT termaktub dalam Al Quran surat Al Ahzab ayat 41-42. Sebagaimana Dia berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرً - ٤١ وَّسَبِّحُوْهُ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا - ٤٢

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang." (QS. Al Ahzab: 41-42).

Bacaan Dzikir Setelah Salat

Dijelaskan dalam kitab al-Adzkar, Imam Nawawi mengatakan bahwa para ulama bersepakat tentang kesunnahan dzikir yang dilakukan setelah salat. Hal tersebut merujuk pada hadits shahih dengan berbagai jenis bacaan yang ada.

Allah SWT juga memerintahkan kepada hamba-Nya untuk berdzikir setelah salat. Dia berfirman dalam surat Qaaf ayat 40:

وَمِنَ الَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَاَدْبَارَ السُّجُوْدِ - ٤٠

Artinya: "Dan bertasbihlah kepada-Nya pada malam hari dan setiap selesai salat." (QS. Qaaf: 40)

Ada berbagai jenis bacaan dzikir sebagaimana terdapat dalam hadits Rasulullah SAW. Berikut bacaan dzikir sesuai sunnah:

1. Membaca Istighfar

Bacaan dzikir setelah salat fardhu sesuai sunnah Rasulullah SAW adalah membaca istighfar (أَسْتَغْفِرُ اللهَ) tiga kali dan mengucapkan:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Arab-latin: Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikrom.

Artinya: "Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dariMu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan." (HR. Muslim)

2. Membaca Tasbih, Tahmid, dan Takbir

Setelah bacaan di atas, bacaan dzikir dapat ditambah dengan mengucapkan tasbih (subhanallah), tahmid (alhamdulillah), dan takbir (Allahu Akbar), masing-masing dibaca 33 kali.

Dalam sebuah hadits riwayat Imam Malik yang berasal dari Abu Hurairah RA, Rasulullah saw bersabda, "Siapa yang bertasbih, bertahmid, dan bertakbir setelah salat sebanyak 33 kali dan menutupnya dengan membaca lâ ilâha illallâh lâ syarîka lahu lahul mulku wa lahulhamdu wa huwa 'alâ kulli syai'in qadîr, maka dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan,'" (HR. Malik).

3. Membaca Doa berikut

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW juga pernah membaca dzikir berikut setelah salat. Hadits ini datang dari Al Mughirah bin Syu'bah RA. Berikut bacaannya:

Arab-latin: laa ilaha illallooh wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir. Alloohumma laa maani'a lima a'thoyta wa laa mu'thiya limaa mana'ta wa laa yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu.

Artinya: "Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Segala pujian dan kerajaan adalah milik Allah. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan (bagi pemiliknya). Dari Engkau-lah semua kekayaan dan kemuliaan." (HR. Muslim)

Simak Video "Doa Keluar Rumah dan Naik Kendaraan Agar dalam Lindungan Allah"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia