5 Tanda Gunung Api akan Meletus & Caranya Menyelamatkan Diri

Novia Aisyah - detikEdu
Minggu, 05 Des 2021 17:00 WIB
gunung semeru
Foto: Nurhadi Wicaksono
Jakarta -

Gunung Semeru adalah salah satu dari 76 gunung api tipe A di Indonesia. Gunung api tipe A mempunyai catatan sejarah letusan sejak tahun 1600. Demikian dikutip dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM.

Gunung Semeru pertama kali meletus pada November 1818. Letusan-letusan berikutnya terjadi puluhan kali dari tahun 1800-an, 1900-an, hingga 2000-an.

Gunung Semeru pada umumnya mempunyai tipe letusan vulkanian dan strombolian yang terjadi sebanyak 3-4 kali setiap jamnya. Letusan vulkanian adalah letusan eksplosif yang terkadang menghancurkan kubah dan lidah lava yang sebelumnya sudah terbentuk.

Sedangkan tipe strombolian biasanya diikuti pembentukan kubah dan lidah lava baru. Letusan eksplosif juga biasanya diikuti aliran awan panas yang mengalir ke lembah-lembah lebih rendah.

Lantas, bagaimana caranya kita dapat mengenali tanda-tanda gunung api seperti Gunung Semeru jika hendak meletus? Seperti ini ciri-cirinya, dikutip dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemerintah Kabupaten Kendal.

5 Tanda-tanda Gunung Api Akan Meletus

  • 1. Suhu di sekitar gunung naik.
  • 2. Gunung sering mengeluarkan suara gemuruh yang terkadang juga disertai getaran atau gempa.
  • 3. Mata air mengering.
  • 4. Tumbuhan yang ada di sekitar gunung layu.
  • 5. Binatang-binatang yang ada di sekitar gunung bermigrasi.

6 Cara Menyelamatkan Diri Saat dan Sesudah Gunung Api Meletus

Saat Terjadi Letusan

  • 1. Lindungi diri dari abu letusan dan awan panas di tempat terbuka dan persiapkan diri terhadap kemungkinan letusan susulan
  • 2. Pakailah pakaian yang dapat melindungi tubuh seperti baju dan celana lengan panjang, topi, dan yang lainnya
  • 3. Hindari pemakaian lensa kontak
  • 4. Menjauhlah dari area rawan seperti lereng, lembah, dan area aliran lahar
  • 5. Gunakan masker atau kain untuk menutupi hidung dan mulut
  • 6. Ketika awan panas turun, usahakan menutup wajah dengan kedua tangan.

Setelah Terjadi Letusan

  • 1. Jauhi wilayah yang terkena hujan abu
  • 2. Hindari berkendara dengan mobil ke daerah yang terkena hujan abu karena bisa merusak mesin
  • 3. Bersihkan atap rumah dari timbunan abu karena beratnya bisa meruntuhkan atap bangunan.

Tips Membangun Rumah di Area Sekitar Gunung Api

Menurut artikel yang dirilis oleh Kementerian ESDM berjudul Pengenalan Gunung Api, ada beberapa tips model rumah yang disarankan bagi warga yang membangun rumah di kawasan gunung api. Berikut ini tipsnya:

  • 1. Bangun atap dengan kemiringan 45 derajat atau lebih curam lagi
  • 2. Dirikan tiang penopang atap dengan ditunjang oleh tiang diagonal
  • 3, Dianjurkan agar atap terbuat dari seng agar tahan panas dari lontaran batu pijar.

Demikian tanda-tanda gunung api seperti Gunung Semeru apabila akan meletus. Cermati caranya mengamankan diri ya, detikers!



Simak Video "Kepala BNPB Ungkap Sederet Hambatan Evakuasi Akibat Erupsi Semeru"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia