Pembina Pesantren Pertama di Amerika Asal Indonesia Raih Doktor Cumlaude

Rosmha Widiyani - detikEdu
Jumat, 03 Des 2021 19:30 WIB
Pembina Pesantren Pertama di Amerika Asal Indonesia Raih Doktor Cumlaude
Pembina pesantren di Amerika asal Indonesia meraih gelar doktor cumlaude. Foto: Nusantara Foundation
Jakarta - Pembina pondok pesantren pertama di Amerika Nur Inka Nusantara Madani berhasil meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude. Gelar akademis diberikan Universitas Muslim Indonesia (UMI) usai sidang promosi Muthahhir Arif.

"Berdasarkan hasil rapat, seluruh tim penilai sepakat saudara dinyatakan lulus dengan predikat, sangat memuaskan, dan mulai hari ini saudara bergelar doktor," kata ketua sidang yang juga rektor UMI Prof Basri Modding.

Dalam rilis yang diterima detikcom dijelaskan, sidang digelar melalui aplikasi zoom dari New York. Muthahhir membawakan tema disertasi Model Kepemimpinan Perguruan Tinggi Islam Dalam Lingkungan Pesantren: Studi Kasus Di STAI DDI Mangkoso dan IAI AS'ADIYAH Sengkang.

Usai gelar doktor resmi diraih, Prof Mansyur Ramli selaku promotor menyampaikan apresiasi atas prestasi Muthahhir. Mansyur optimis, studi yang dilakukan Muthahhir bermanfaat bagi pondok pesantren untuk menghadapi tantangan di masa depan.

"Selamat ya, studi ini sangat baik sekali, bisa bermanfaat bukan hanya bagi pesantren. Ini juga menjadi catatan sejarah, pertama kali umi menggelar promosi doktor yang mahasiswanya jauh di Amerika," ujar Mansyur.

Muthahhir berharap, prestasinya menjadi motivasi bagi santri untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri. Selama proses belajar, Muthahhir menilai ukhuwah dan ibadah selalu diutamakan seluruh warga kampus.

"Bukan hanya mahasiswa yg harus selalu hadir di masjid tetapi seluruh perangkat yang ada di kampus. Sehingga Untuk ketemu direktur cukup tepat waktu hadir di masjid, shaf pertama," kata Muthahhir.

Terkait kiprahnya di Amerika, Muthahhir berkata ingin membuktikan kemampuan santri di tingkat internasional. Seorang alumni pondok pesantren bisa mendunia, membina pesantren di New York, dan diterima komunitas internasional. Karena itu, santri harus selalu mempersiapkan diri dengan kemampuan terbaik untuk mengemban amanah.

Simak Video "Miliarder New York Terbukti Bersalah Bunuh Teman Sendiri 20 Tahun Lalu"
[Gambas:Video 20detik]
(row/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia