3 Tokoh Wanita Bidang Tasawuf, Salah Satunya Ada Keturunan Rasul SAW

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Sabtu, 04 Des 2021 07:00 WIB
Young beautiful Muslim Woman Praying In Mosque.
Ilustrasi wanita/Siapa tokoh wanita di bidang tasawuf? Foto: Dok. iStock
Jakarta - Peran wanita muslim di dunia tasawuf masih terbilang langka. Terbukti, catatan sejarang karya sufisme yang beredar selama ini masih didominasi oleh laki-laki. Namun, ternyata masih banyak tokoh-tokoh wanita bidang tasawuf yang belum terlalu dikenal.

"Sebenarnya banyak perempuan-perempuan yang menjadi murid para guru sufi, akan tetapi banyak juga perempuan yang tidak memiliki akses kepada ajaran sufi seperti halnya laki-laki," tulis Sururin dalam Jurnal Studi Keislaman, dikutip detikEdu, Jumat (3/12/2021).

Bahkan, jurnal tersebut menyebutkan, sejumlah nama seperti ibunda Rasulullah SAW Aminah hingga salah satu istri beliau Zaynab binti Khuzaymah masuk dalam golongan perempuan sufi.

Untuk itu, detikEdu merangkum beberapa tokoh wanita bidang tasawuf yang mungkin masih belum banyak diketahui oleh umat muslim. Siapa saja ya?

3 tokoh wanita bidang tasawuf

1. Rabî'ah al-Adawiyah

Namanya sudah cukup sering diungkapkan sebagai salah satu tokoh wanita dalam bidang tasawuf. Rabî'ah dilahirkan di Basrah kira-kira pada tahun 95 H (717 M) dengan nama lengkap Ummu al-Khayr bin Ismâ‟îl al-Adawiyah al-Qisysyiyah.

Rabî'ah dikisahkan hidup semasa dengan seorang ulama hadits yang dikenal ahli dalam beribadah yakni Sufyan Tsawri. Namun, bukti dari kecerdasan Rabî'ah ditunjukkan saat Sufyan justru masih mendatangi Rabî'ah untuk diajarkan dalam majelis ilmiah yang dilakukannya.

Sufi ini telah banyak memberikan fatwa kepada murid-muridnya, sahabat sesama sufinya, maupun kepada para kerabatnya. Salah satu syair dari Rabî‟ah yang terkenal sebagaimana dikutip dari Shahîfah al-Shâffah karya Ibn Jawzî adalah sebagai berikut,

"Aku memohon ampun kepada Allah atas kurangnya ketulusan dan keikhlasanku dalam memohon ampunan-Nya,"

Untuk itulah, Rabî‟ah disebut sebagai seorang sufi dengan derajat tinggi dalam dunia tasawuf karena kecintaannya kepada Allah SWT.

2. Sya'wanah

Selanjutnya ada Sya'wanah, ia adalah perempuan Persia yang tinggal di Ubullah, suatu daerah di tepi sungai Tigris. Sekaligus disebut-sebut sebagai mantan budak perempuan kulit hitam yang dikenal karena kesufian dan kesalehannya.

Catatan dari Jurnal Studi Keislaman juga menyebut bahwa Sya'wanah sering berkhutbah dan membacakan ayat suci Al Quran dan syair dengan suaranya yang merdu. Selain itu, mujahadahnya sebagai seorang sufi banyak dikenal oleh masyarakat.

Mujahadahnya yang takut pada Allah SWT dan memiliki keinginan kuat untuk bertemu Rasulullah SAW menjadi ciri yang identik bagi tokoh wanita bidang tasawuf ini. Hal inilah yang membuat menangis menjadi kebiasaan Sya'wanah.

Bahkan dikisahkan oleh Al Ghazali, Sya'wanah pernah menangis hingga air matanya terkuras habis hingga menghilangkan kemampuan melihatnya. Rasa cintanya dan keinginannya bertemu Rasulullah SAW justru semakin besar semenjak hal itu terjadi padanya.

Baca juga: Oase Sufi

3. Sayyidah Nafîsah

Terakhir, ada Sayyidah Nafîsah yang disebut-sebut memiliki nasab atau garis keturunan yang sama dengan Rasulullah SAW. Ia adalah cucu dari Hassan bin Ali bin Abi Thalib dan putri Âlî Muhammad alHasan ibn Zayd ibn Al-Hasan ibn Âlî ibn Abî Thâlib dan dilahirkan di Mekah pada tahun 145 H.

Selain dikenal sebagai sosok yang rajin beribadah dan zuhud, Nafîsah juga diketahui memiliki pengetahuan Al Quran serta tafsir yang baik. Bahkan, seorang mujtahid besar Imam Syafi'i kerap kali mendatanginya untuk berdikskusi dan bertukar ilmu bersama.

Setelah menikahi suaminya, Ishaaq bin Jafaar al Shadiq, ia berpindah ke Mesir dan menetap di sana hingga tutup usia. Diketahui sebelum ajalnya menjemput, saat itu Nafisah sedang menjalankan ibadah puasa yang merupakan cita-cita semasa hidupnya.

Semasa hidup, Nafisah banyak memberikan dampak positif bagi masyarakat Mesir. Sehingga setelah ia wafat pun banyak masyarakat Mesir yang mendoakannya dan menghormati tokoh wanita bidang tasawuf ini.

Simak Video "Menag: Penyelenggaraan Ibadah Haji 2022 Belum Bisa Dipastikan"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia