Benarkah Pelangi Hanya Muncul Setelah Hujan?

Fahri Zulfikar - detikEdu
Kamis, 02 Des 2021 08:30 WIB
Ilustrasi pelangi
Foto: Pixabay/brigachtal/pelangi
Jakarta -

Pelangi sering kali menandakan bahwa hujan telah berlalu. Biasanya, pelangi bisa terlihat jelas dengan awan hujan (cumulonimbus) yang berada di dekatnya.

Pelangi sendiri adalah gejala optik dan meteorologi yang berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya.

Melansir laman National Geographic, dalam ilmu fisika pelangi dapat dijelaskan sebagai sebuah peristiwa pembiasan alam. Pembiasan ini merupakan proses penguraian satu warna tertentu menjadi beberapa warna lainnya melalui suatu medium.

Proses terurainya warna terjadi ketika cahaya Matahari yang berwarna putih terurai menjadi spektrum warna melalui media air hujan. Adapun spektrum warna yang terjadi terdiri atas warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.


Apakah Pelangi Hanya Muncul Setelah Hujan?

Munculnya pelangi disebabkan oleh dua unsur yakni adanya sinar matahari dan tetesan air hujan. Jika sinar Matahari bersinar di atas hujan, maka air hujan akan merefleksikan cahaya dan membiaskan bermacam-macam warna.

Namun jika hal itu tidak terjadi, maka pelangi tidak akan muncul. Oleh karena itu, pelangi jarang terlihat dan tidak selalu muncul sehabis hujan.


Proses Terbentuknya Pelangi

Untuk mengetahui proses terbentuknya pelangi, perlu dipahami bahwa cahaya matahari merupakan campuran warna. Ketika melewati sebuah prisma kaca, maka sebagian cahaya akan dibelokkan atau dibiaskan, lebih banyak daripada bagian lainnya.

Cahaya yang meninggalkan prisma kemudian menyebar menjadi pita warna kontinu yang disebut spektrum. Warna berubah dari merah, yang paling sedikit dibelokkan, melalui oranye, kuning, hijau, dan biru hingga ungu, yang paling banyak dibelokkan.

Seperti halnya sinar matahari yang melewati prisma dibengkokkan, pelangi terbentuk ketika sinar matahari melewati tetesan air hujan.

Pelangi Bisa Muncul Tanpa Air Hujan

Pelangi tidak hanya muncul di langit setelah hujan, tetapi juga bisa muncul dengan buatan sendiri, lho. Caranya adalah dengan selang taman yang disemprot dengan membelakangi matahari. Kemudian sesuaikan selang dengan semprotan halus.

Selain dengan buatan, pelangi juga bisa terlihat di balik cipratan air terjun yang terkena sinar matahari.

Biasanya pelangi terbesar akan terlihat ketika Matahari berdekatan dengan cakrawala. Waktu terbaik untuk melihat pelangi adalah ketika sore hari.



Simak Video "Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia