Kenapa Kucing Takut Air? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Anatasia Anjani - detikEdu
Selasa, 30 Nov 2021 09:00 WIB
Vaksinator menyuntikkan vaksin rabies ke kucing di halaman Kantor Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta, Selasa (16/11/2021). Sudin KPKP Kota Administrasi Jakarta Selatan Kecamatan Tebet menyediakan sebanyak 250 dosis vaksin rabies dalam kegiatan vaksinasi gratis tersebut sebagai bentuk upaya untuk mewujudkan Ibu Kota bebas rabies pada 2022.
Ekspresi kucing saat divaksinasi rabies. Kucing merupakan hewan yang enggan bertemu dengan air ( Foto: Agung Pambudhy )
Jakarta -

Kucing rumahan pada umumnya memiliki karakteristik tidak suka dengan air atau menghindari basah. Namun memang ada beberapa keluarga kucing justru "akrab" dengan air. Beberapa kucing besar seperti harimau, biasanya berenang untuk mendinginkan diri atau berburu mangsa.

Menurut para ahli ada hal yang mendasari mengapa kucing tidak menyukai air. Salah satunya adalah karena spesies tersebut berevolusi di iklim kering dan tidak terjangkau ke sungai atau danau. Sungai dan danau adalah elemen yang tidak mereka kenal dan berusaha untuk dihindari.

Para ahli juga menjelaskan, kucing tidak menyukai basah karena pengaruh air terhadap bulunya. Kucing merupakan hewan rewel yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk merawat diri. Bagi kucing, bulu basah sangat tidak nyaman dan seringkali membutuhkan waktu lama untuk kering.

Bulu yang basah juga lebih berat daripada bulu yang kering sehingga membuat kucing kurang gesit dan lebih mudah ditangkap oleh predator.

Selain itu juga terdapat faktor kejutan. Maksudnya adalah saat kucing jatuh secara tidak sengaja ke dalam bak mandi yang penuh misalnya, bisa menjadi pengalaman yang menakutkan bagi kucing dan dapat membuatnya takut air seumur hidupnya.

Walaupun begitu, banyak kucing yang senang bermain dengan air yang mengalir dan menetes seperti dari keran. Menurut para ahli, mereka percaya bahwa kucing tertarik oleh gerakan air dan suara yang dihasilkannya.

Suara tersebut dapat merangsang dorongan naluriah kucing untuk menangkap mangsa. Ras kucing peliharaan tertentu seperti Maine Coon, Bengal, dan Turkish Van, kurang takut air dan benar-benar menikmati berenang sesekali.

Yang membuat kucing jenis ini unik adalah tekstur bulunya yang membuatnya lebih tahan air dibandingkan jenis lainnya.

Memandikan kucing dapat dilakukan sebanyak dua minggu sekali atau saat kucing sudah bau dan kotor. Perhatikan cuaca dan kesehatan kucing saat memandikan kucing.

Sebelum dimandikan, telinga kucing diberi kapas dan mata diberi salep antibiotik mata. Tujuannya untuk mencegah air masuk ke telinga dan iritasi pada mata akibat shampoo. Kucing dimandikan dengan air hangat dan sampo khusus kucing. Jika kucing Anda jamuran, dapat digunakan sampo khusus jamur.

Kulit dan rambut kucing dikeringkan dengan handuk dan pengering rambut. Pastikan kulit dan bulunya benar-benar kering. Kulit dan bulu yang tidak dikeringkan dengan sempurna menyebabkan jamur mudah berkembangbiak.

Walaupun sulit untuk memandikan kucing, jangan lupa tetap mandikan kucing peliharaan kalian ya detikers!



Simak Video "Ini Lego, Kucing Anies yang Hanya Memiliki Tiga Kaki"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia